Perang Kian Mengkhawatirkan, Koloni AS dari Eropa Mulai Berkumpul di Siprus

Perang Kian Mengkhawatirkan, Koloni AS dari Eropa Mulai Berkumpul di Siprus

Arina.id - Seiring dengan meningkatnya kekhawatiran global akibat dari serangan sepihak 'teroris' AS dan Israel terhadap Iran, sejumlah negara Eropa mulai mengirim armada tempurnya, mulai dari kapal perang dan helikopter ke Pangkalan Siprus, salah satunya Inggris yang merupakan koloni terdekat AS di Eropa.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan telah mengirimkan HMS Dragon ke Mediterania timur bersama dengan dua helikopter Wildcat "untuk memperkuat pertahanan drone bagi mitranya Siprus kami." Inggris mengirim pasukan sebagai respons balasan Iran terhadap semua aset Amerika di Timur Tengah dan Eropa.

Dikutip dari Aljazeera, dalam pernyataan resmi kementerian, salah satu dari enam kapal perusak pertahanan udara Tipe-45 Angkatan Laut Kerajaan Inggris, HMS Dragon, dilengkapi dengan sistem rudal Sea Viper yang mampu meluncurkan delapan rudal dalam waktu kurang dari 10 detik dan memandu hingga 16 rudal secara bersamaan.

Dalam unggahan media sosial yang mengumumkan pengerahan tersebut, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan bahwa negara itu "sepenuhnya berkomitmen terhadap keamanan Siprus dan personel militer Inggris yang ditempatkan di sana".

"Kami akan selalu bertindak demi kepentingan Inggris dan sekutu kami," tulisnya di X, Selasa 3 Maret 2026.

Di hari yang sama, Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan kapal induk bertenaga nuklir Prancis, Charles de Gaulle, untuk berpindah dari Laut Baltik ke Laut Mediterania. Ia mengatakan Charles de Gaulle akan dikawal oleh sayap udaranya dan fregat pengawalnya.

Dalam pidato yang direkam sebelumnya di televisi Prancis, Macron menambahkan bahwa jet tempur Rafale, sistem pertahanan udara, dan sistem radar udara telah dikerahkan selama beberapa jam terakhir di Timur Tengah.

"Dan kami akan melanjutkan upaya ini selama diperlukan," kata Macron. Ia juga mengutip berita tentang serangan sehari sebelumnya oleh terhadap pangkalan angkatan udara Inggris di Siprus itu, sambil menambahkan bahwa Siprus dan Prancis baru-baru ini telah menandatangani perjanjian kemitraan strategis.

"Hal ini membutuhkan dukungan kita. Itulah mengapa saya memutuskan untuk mengirimkan aset pertahanan udara tambahan ke sana juga, bersama dengan fregat Prancis, Languedoc, yang akan tiba di lepas pantai Siprus nanti malam," kata Macron.

Akibat dari serangan balasan Iran terhadap aset AS di Siprus

Pengumuman ini disampaikan sehari setelah pemerintah Siprus dan Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa serangan mendadak pesawat tak berawak buatan Iran menargetkan pangkalan Angkatan Udara Kerajaan di Akrotiri, barat daya kota pesisir Limassol, Siprus.

Presiden negara itu, Nikos Christodoulides, mengatakan sebuah pesawat tanpa awak tipe Shahed menyebabkan kerusakan kecil ketika menabrak fasilitas militer pada Senin pagi 2 Maret 2026. John Psaropoulos dari Al Jazeera melaporkan dari luar pangkalan, sekitar 1.000 warga dievakuasi dari rumah mereka diam-diam sementara pihak berwenang berupaya menerapkan prosedur darurat.

"Misalnya, tanpa ada sirene. Kemudian tidak ada cara untuk memperingatkan orang-orang tentang serangan udara yang akan datang," katanya. "Mereka mencoba mengumpulkan semua sarana transportasi yang mereka miliki, seperti bus kota dan kendaraan lain, untuk mengangkut orang-orang jika terjadi serangan udara lagi."

Iran memang telah meluncurkan rudal dan drone ke beberapa negara di sekitar Timur Tengah sebagai tanggapan atas serangan teroris AS dan Israel--istilah yang dipakai oleh Teheran--yang mulai membombardir Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026, di tengah upaya internasional untuk mencapai kesepakatan tentang program nuklir Iran.

Serangan AS-Israel telah menewaskan sedikitnya 787 orang di seluruh Iran sejak konflik dimulai, menurut Palang Merah Iran, sementara berbagai target di Uni Emirat Arab , Arab Saudi, Kuwait, dan negara-negara lain telah menjadi sasaran Teheran.

Angkatan bersenjata Inggris telah membantu menembak jatuh sejumlah drone di seluruh wilayah tersebut selama 24 jam terakhir, menurut Kementerian Pertahanan, termasuk di Yordania, Irak, dan Qatar.

Starmer awalnya menolak untuk terlibat dalam perang AS-Israel dengan Iran, tetapi kemudian menyetujui permintaan dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk menggunakan dua pangkalan militer Inggris dengan "tujuan pertahanan tertentu dan terbatas".

Pangkalan-pangkalan itu berada di Gloucestershire di Inggris bagian barat dan pangkalan Diego Garcia milik Inggris-AS di Samudra Hindia, dan Starmer telah menegaskan bahwa pangkalan Akrotiri di Siprus tidak digunakan oleh pesawat pembom AS.


Editor: Muhammad Taufiq
logo