Arina.id. Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu, 17 November 2024, malam hari. Puluhan rumah hangus. Tips cara mengatasi kebakaran di rumah maupun gedung dapat dilakukan dengan beberapa hal.
Sebanyak 35 rumah yang berada di kawasan padat penduduk hangus dilalap di jago merah. Situasi terkini api sudah berhasil dipadamkan.
Guna mengatasi amukan api yang menyebabkan kebakaran hebat, petugas sudah mengerahkan 26 unit mobil kebakaran dan total 130 personel diturunkan ke area tersebut.
Kendati api sudah padam, puluhan rumah penduduk tidak dapat ditempati lagi. Tempat pengungsian kemudian disiapkan untuk menampung korban. Di antaranya mencakup lapangan futsal, Mushola Assofa dan sejumlah tenda milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Peristiwa kebakaran di Kebon Jeruk diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik. Lantas, akibat kebakaran berdampak kepada total 34 Kepala Keluarga dan 173 jiwa.
Sebanyak lima warga dilaporkan mengalami cedera. Mereka adalah Rasyid (26 tahun), Karmini (56 tahun) dan Ati (54 tahun). Ketiganya syok dan kelelahan. Rofi (26 tahun) mengalami luka lecet di sisi lengan kiri dan Yulianti (35 tahun) dikabarkan syok dan pingsan.
Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat juga turun tangan dengan mengerahkan tim medis guna menangani korban luka.
"Begitu ada laporan peristiwa kebakaran, PMI langsung kerahkan tim pertolongan pertama penanganan korban kebakaran," sebut Beky Mardani, Ketua PMI Jakarta Barat, dikutip Antaranews.
Petugas PMI mengerahkan dua unit mobil ambulans. Mereka memberikan pertolongan untuk korban kebakaran yang mengalami luka atau cedera.
Tips Mengatasi Kebakaran
Sebelum mempelajari tips mengatasi kebakaran, masyarakat sebaiknya turut memahami beberapa hal agar terhindar dari peristiwa tersebut.
Artinya, sejumlah perilaku dapat dilakukan supaya rumah atau tempat tinggal bisa terhindar kebakaran. Mengutip laman BPBY DIY, berikut adalah tips sederhana terhindar kebakaran:
- Bijak menggunakan alat-alat listrik
- Selalu jauhkan pemantik dan korek api dari jangkauan anak-anak
- Lalu awasi penggunaan kompor gas sebagai salah satu penyebab rumah bisa kebakaran
- Tetap berhati-hati ketika sedang merokok
- Sediakan alat pemadam kebakaran di rumah
- Pasang alat pendeteksi asap agar mencegah rumah kebakaran
- Kemudian bikin jalur evakuasi.
Kebakaran memang bisa saja terjadi sewaktu-waktu di rumah atau bangunan yang ditempati. Andai saja hal ini terjadi, masyarakat bisa melakukan beberapa upaya untuk mengatasi sebuah kebakaran.
Berdasarkan keterangan laman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, simak tips sederhana dalam mengatasi peristiwa kebakaran di rumah dan gedung:
- Selalu tetap tenang saat terjadi kebakaran.
- Jika kebakaran kecil dan masih bisa diatasi, segera padamkan dengan mengunakan alat pemadam seperti APAR (Alat Pemadam Api Ringan) atau karung goni yang dibasahi air.
- Jika kebakaran disebabkan korsleting listrik, segera lakukan tindakan dengan matikan listrik di rumah atau gedung.
- Tutup ruangan yang terjadi kebakaran agar tidak menjalar ke ruang lain. Namun, jangan sampai dikunci agar memudahkan jika ingin memadamkan kobaran api.
- Andai kebakaran besar, segera keluar rumah dan ajak semua keluarga meninggalkan lokasi dengan segera. Jangan sibuk mengumpulkan barang di dalam rumah.
- Berjalan dengan tenang, jangan lari, perhatian penuh, dan tidak panik.
- Andai menemukan asap tebal di suatu ruangan, jangan sampai menghirup asap. Lakukan cara merangkak dan bernafas dengan mendekatkan muka ke lantai. Gunakan kain basah sebagai penutup hidung untuk membantu bernafas.
- Jika akan melalui pintu yang tertutup, periksa suhu daun pintu. Caranya dengan menempelkan belakang telapak tangan. Lalu periksa handle pintu. Jika panas, maka pindah menuju jalur lain.
- Apabila sudah keluar rumah dan berada di tempat yang aman, segera meminta bantuan kepada tetangga sekitar.
- Hubungi pemadam kebaran setempat andai saja api tidak dapat dikendalikan.
Editor: Abdul Fatah
