Otoritas Arab Saudi Peringatkan Warga Waspadai Badai Petir dan Hujan Es hingga Beberapa Hari ke Depan

Otoritas Arab Saudi Peringatkan Warga Waspadai Badai Petir dan Hujan Es hingga Beberapa Hari ke Depan

Arina.id - Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil Arab Saudi telah mengumumkan meminta masyarakat untuk tetap waspada karena badai petir dan hujan es diperkirakan bakal terjadi di sebagian besar wilayahnya hingga hari Jumat, 2 Oktober 2026. 

Otoritas keamanan masyarakat sipil itu juga menekankan pentingnya tetap di lokasi yang aman, menghindari area yang menumpuk air banjir, seperti lembah, dan menghindari berenang di dalamnya.

Pemerintah juga menyerukan kepada masyarakat untuk mengikuti instruksi yang dikeluarkan melalui berbagai media dan platform media sosial. Peringatan ini juga berlaku bagi para peziarah yang datang ke dua kota suci, Mekkah dan Madinah untuk ibadah umrah.

Pusat Meteorologi Nasional (NCM) sebelumnya menunjukkan bahwa Wilayah Mekkah akan mengalami curah hujan sedang hingga lebat, yang berpotensi menyebabkan banjir bandang dan hujan es, disertai arus turun aktif yang mengaduk debu dan pasir. 

Laporan ini juga memprediksi curah hujan sedang hingga lebat di wilayah Jazan, Aseer, Al-Baha, dan Madinah, yang berpotensi menyebabkan banjir bandang dan hujan es, serta arus turun aktif yang mengaduk debu dan pasir. 

Curah hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di wilayah Hail, Tabuk, Al-Jouf, dan Northern Borders. Beberapa waktu lalu media sosial juga diramaikan hujan lebat mengguyur Masjidil Haram Kota Mekkah, Minggu 13 September 2026. 

Banyak video beredar di media sosial menunjukkan jemaah yang melakukan ibadah salat di Masjidil Haram sampai basah kuyup di sekitar Kabah. Hujan berlangsung cukup lama. Bahkan ketika jemaah mulai kembali melakukan ibadah tawaf pun hujan masih terus mengguyur. 

Saat itu pihak berwenang Saudi mengeluarkan peringatan banjir, mendesak penduduk dan pengunjung menghindari lembah dan daerah dataran rendah." Sebelumnya, hujan memang dikabarkan turun sekitar pukul 18.00-19.00 WAS. Meskipun demikian, area mataf yang berada di sekeliling Kabah tetap dipadati jemaah untuk melaksanakan tawaf. 

NCM memprakirakan badai petir terjadi di Jazan, Asir, Al-Baha, serta dataran tinggi Makkah dan Madinah pada Minggu, 13 September 2026. Fenomena tersebut berpotensi disertai hujan es dan angin kencang yang membawa debu serta pasir. Kabut juga berpotensi muncul di sejumlah wilayah dataran tinggi. 

Kondisi serupa diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Najran dan bagian selatan Provinsi Timur. Untuk Makkah dan Madinah, NCM memperkirakan badai petir dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang serta debu beterbangan. Abha, Jazan, dan Al-Baha juga diprediksi mengalami badai petir serta angin kencang. 

Jeddah dan Najran diperkirakan mengalami awan badai petir, angin kencang, serta debu beterbangan. Khusus Jeddah, kabut juga berpotensi muncul. Sementara itu, Riyadh, Tabuk, Arar, dan Sakaka diperkirakan mengalami cuaca stabil. Buraidah dan Hail diprakirakan cerah hingga berawan sebagian.

Dari sisi suhu, saat ini Madinah dan Dammam diperkirakan menjadi wilayah terpanas dengan suhu mencapai 44°C. Riyadh dan Buraidah diprediksi mencapai 43°C, sedangkan Makkah mencapai 42°C. Suhu di Hail diperkirakan mencapai 41°C dan Arar 40°C. Tabuk dan Sakaka berada di kisaran 39°C, Jazan 38°C, Jeddah dan Najran 37°C, Abha 30°C, serta Al-Baha 29°C.


Editor: Muhammad Taufiq
logo