Hindari Joki dan Kecurangan, Kemenag Perketat Pengamanan UM-PTKIN 2025

Hindari Joki dan Kecurangan, Kemenag Perketat Pengamanan UM-PTKIN 2025

Jakarta, Arina.id — Baru-baru ini publik dikejutkan dengan modus kecurangan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025 untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Favorit.

Modusnya beragam mulai dari pemasangan kamera di kacamata, kamera di behel, kancing baju, mikrofon pengeras suara di alat bantu dengar, hingga duplikasi foto pakai Artificial Intelligence (AI).

Selain itu, ada yang menggunakan aplikasi remote desktop disertai pemasangan proxy pada komputer sehingga komputer tersebut dapat terhubung dengan jaringan luar.

Modus lain adalah dengan menggantikan peserta di ruang ujian atau yang kerap dikenal dengan istilah Joki. 

Berkaca pada kasus tersebut, Koordinator Pokja Penjamin Mutu UM-PTKIN 2025, Zulfahmi Alwi mengatakan akan menggunakan beragam cara seperti penggunaan alat metal detector, pemeriksaan tubuh, serta barang bawaan peserta ujian.

"Kita akan mengkaji lebih mendalam berdasarkan temuan-temuan yang ada, langkah apa yang akan kita lakukan untuk memastikan dalam proses itu tidak ada joki lagi," ujarnya dalam pertemuan media di Hotel Aston Jakarta Barat, Jumat (2/5/2025).

Zulfahmi mengatakan jika dalam pelaksanaanya nanti masih ditemukan kecurangan, panitia menyiapkan sanksi diskualifikasi serta melibatkan penegak hukum.

"Pertama kita akan memberikan sanksi  tidak akan kita terima. Kedua, kalau itu terkait dengan masuk pidana tentunya akan diserahkan ke penegak hukum," imbuhnya.

Koordinator Pokja Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Haris Setiaji menjamin dalam UM PTKIN jika terdapat calon peserta berhalangan hadir maka soal akan ditahan dan akan ada penjadwalan ulang.

"Kita jadwalkan ulang kalau ada yang sakit, dibuktikan dengan dokumen. Pastinya paket ujiannya lain lagi," kata dia.

"Kita ada 24 paket soal misalnya ada yang merekam paket soal satu, kita santai punya paket lainnya. Sehingga keamanan bisa kita jamin," tandasnya.


Editor: Kendi Setiawan
logo