Arina.id - Pesawat komersil India Air 171 dalam penerbangan menuju London jatuh di sebuah perguruan tinggi kedokteran di barat laut Kota Ahmedabad setelah lepas landas. Dalam kecelakaan itu menewaskan setidaknya 240 orang, sementara satu orang dikabarkan selamat.
Kecelakaan tersebut menjadi salah satu bencana maskapai terbesar dalam beberapa dekade terakhir di India. Demikian disampaikan seorang pejabat setempat tidak lama setelah kecelakaan terjadi.
Vidhi Chaudhary, seorang petugas kepolisian tertinggi di Ahmedabad, mengatakan ada mahasiswa kedokteran yang berada di sebuah hostel perguruan tinggi yang ditabrak oleh India Air 171 hingga menyebabkannya tewas. "Sebagian besar tubuh hangus tak dikenali," katanya.
Di Rumah Sakit Sipil Ahmedabad, Dokter Dhaval Gameti mengatakan telah memeriksa satu-satunya korban selamat dari kecelakaan itu, yang diidentifikasi sebagai Vishwashkumar Ramesh. "Dia bingung dengan beberapa luka di seluruh tubuhnya," kata Gameti seperti dikutip dari The Associated Press. "Tapi dia tampaknya berada di luar bahaya."
Penerbangan India Air 171 tersebut jatuh tak lama setelah lepas landas dari kota Ahmedabad India tersebut. Pesawat itu mengangkut setidaknya 242 orang. Maskapai tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pesawat Boeing 787 mengangkut 169 warga India, 53 warga Inggris, satu warga Kanada dan tujuh warga Portugis.
Pihak berwenang di London mengkonfirmasi bahwa pesawat tersebut akan mendarat di bandara Gatwick pada pukul 18:25 waktu setempat 17.25 waktu setempat.
Editor: Muhammad Taufiq
