Jakarta, Arina.id - Berdoa saja rencana kebijakan pemerintah menurunkan harga atau pemberian diskon tiket pesawat saat musim Mudik Lebaran 2025 nanti benar-benar diberlakukan. Saat ini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sedang membahasnya bersama instansi dan sektor lain.
Hal itu disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir. Ia menjelaskan, untuk menyukseskan program 100 hari Pemerintahan Prabowo-Gibran, BUMN pada Desember 2024 kemarin sukses menjalankan kebijakan menurunkan harga tiket pesawat saat libur Natal dan Tahun Baru.
Pemerintah ingin mengulang Kembali kesuksesan kebijakan pemberian iskon tiket pesawat tersebut pada saat musim mudik liburan Idul Fitri 2025 nanti.
"Kita awali kemarin dengan 100 hari program Bapak Presiden RI, kita sukses menurunkan tiket yang 10 persen waktu Natal-Tahun Baru dan hari ini sudah ada mulai pembicaraan untuk yang Lebaran lagi," ujar Erick dalam siaran persnya, Kamis (13/02/2025).
Erick menjelaskan, Kementerian BUMN saat ini berkolaborasi dengan perusahaan-perusahaan di bawahnya, misalnya maskapai-maskapai penerbangan BUMN untuk merealisasikan program tersebut. Bergitu juga kolaborasi dengan kementerian lain, misalnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
"Kami dari Kementerian BUMN dan seluruh BUMN yang ada senantiasa terus mendukung visi presiden dan tentu program-program pemerintah melalui kementeriannya masing-masing. Bahwa success story yang kita sudah lakukan selama ini tentu karena kerjasama lintas sektoral dan tidak lain bagaimana kita bisa mendukung secara implementasinya secara riil," katanya.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwaghandijuga mengatakan kementeriannya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait rencana penurunan tiket pesawat pada angkutan Lebaran Idul Fitri 2025.
Terkait harga tiket pesawat pada periode Lebaran, Dudy mengusulkan agar kebijakan penurunan harga tiket pesawat kembali dilakukan seperti halnya saat periode Natal dan Tahun Baru 2024/2025. Kebijakan tersebut memberikan dampak positif terhadap industri penerbangan nasional, di mana penerbangan domestik mengalami pertumbuhan sebesar kurang lebih 10,3 persen secara year on year (yoy) dengan rata-rata load factor 80 persen.
Ia menuturkan, Kementerian Perhubungan memiliki semangat yang sama dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat salah satunya dengan menurunkan harga tiket pesawat pada masa angkutan Lebaran agar dapat dinikmati oleh lebih banyak orang.
Menhub berharap kebijakan penurunan harga tiket pesawat dapat diterapkan kembali pada masa Lebaran 2025 untuk memberikan harga yang terjangkau bagi masyarakat selama periode angkutan udara tersebut. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, pihaknya berupaya menekan harga tiket pesawat untuk periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 sehingga lebih murah.
Editor: Muhammad Taufiq
