Yogyakarta, Arina.id – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Noorhaidi menyampaikan salah satu tugas besar yang harus diwujudkan adalah menjadikan UIN Sunan Kalijaga sebagai destinasi utama bagi lulusan Sekolah Menengah Atas untuk melanjutkan studi dan mempercayakan masa depannya.
Untuk mencapai visi tersebut, kata dia, universitas harus terus berbenah agar memiliki daya saing, baik dalam bidang pendidikan dan pengajaran, keterampilan, maupun etika.
"Kurikulum juga perlu diperbarui agar lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan lapangan kerja saat ini, seperti big data dan teknologi terkait lainnya," kata Rektor saat audiensi dengan delegasi Dewan Mahasiswa (Dema) usai peringatan HUT Ke-79 RI, Sabtu (17/8/2024) dikutip dari uin-suka.ac.id.
Pada pertemuan yang berlangsung di lobi Lantai I Gedung Pusat Administrasi Umum (PAU) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu, Prof Norhaidi juga menekankan pentingnya riset dan pengabdian kepada masyarakat.
"Ada tiga fokus utama yang harus dikembangkan: peningkatan pengetahuan mahasiswa, persiapan keterampilan untuk menghadapi dunia yang terus berubah, serta pembentukan perilaku dan etika yang berintegritas dan jujur,” ujarnya.
Selain itu, tata kelola universitas harus transparan, bersih dari korupsi, efektif dan efisien, serta memberikan keadilan dan kenyamanan bagi semua pihak.
Prof Noorhaidi juga menyinggung pentingnya internasionalisasi. Salah satu pencapaiannya sebagai Dekan di Pascasarjana UIII adalah menciptakan tiga program double degree, salah satunya dengan SOAS University of London.
Rektor juga menegaskan pentingnya membekali mahasiswa agar siap menghadapi dunia kerja setelah lulus. "Jangan sampai peraih predikat cumlaude 75% tetapi kesulitan menghadapi dunia kerja," ungkapnya.
Karena itu, menurutnya perlu ada akselerasi untuk meningkatkan kualitas lulusan.
Di akhir audiensi, Prof Noorhaidi mengucapkan terima kasih dan memohon kerja sama dari seluruh mahasiswa dalam mewujudkan mimpi besar tersebut.
Editor: Kendi Setiawan
