Arina.id -- Indonesia melalui TNI Angkatan Laut (AL) turut berpartisipasi dalam event AMAN Exercise 2025 atau edisi ke-9 di Pakistan. Ini merupakan kegiatan latihan perang multilateral yang turut diikuti satuan angkatan laut dari berbagai negara.
Tahun ini AMAN Exercise 2025 diikuti oleh delegasi hingga 60 negara, dengan menghadirkan lebih dari 30 kapal perang aneka jenis dari berbagai negara.
Edisi tahun ini delegasi Indonesia membawa serta KRI Bung Tomo, jenis kapal fregat ringan multi fungsi (MRLF) dari Komando Armada I TNI AL. KRI Bung Tomo sudah bersandar di Karachi, Pakistan, sejak Kamis (6/2/2025) lalu, usai berlayar lebih kurang 10 hari dari Belawan, Sumatera Utara.
Kegiatan AMAN Exercise 2025 secara resmi dibuka pada Jumat (7/2/2025) kemarin di pangkalan Angkatan Laut Pakistan di Karachi. Lebih dari 100 delegasi dari berbagai negara serta pejabat Angkatan Laut Pakistan turut menyaksikan langsung upacara kenaikan bendera (flag hoisting) para negara peserta.
Pada kesempatan itu Laksamana Muda (Laksda) Abdul Munib selaku Panglima Armada Angkatan Laut Pakistan menyampaikan bahwa tujuan utama AMAN Exercise adalah untuk menyatukan berbagai angkatan laut dari berbagai negara untuk bersatu mengatasi ancaman di lautan.
“Latihan bersama AMAN Exercise yang kesembilan tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 7–11 Februari, yang diikuti lebih dari 60 negara, termasuk kapal-kapal perang, pesawat, pasukan khusus, pasukan penjinak bom, dan pengamat. Latihan terbagi atas dua tahapan, yaitu (fase) pangkalan dan (fase) laut,” ucap Laksda Abdul Munib dalam sambutannya, dikutip dari Antaranews.
“Fase laut berlangsung pada 10–11 Februari, akan diisi dengan latihan manuver taktis, serta rangkaian latihan yang berkaitan dengan keamanan maritim seperti operasi kontraterorisme dan kontrabajak laut, latihan pencarian dan penyelamatan (SAR), serta penembakan senjata,” lanjutnya.
Ketika upacara pembukaan AMAN Exercise 2025 delegasi Indonesia dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Dedi Gunawan Widyatmoko, sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Latihan Bersama Aman Exercise 2025. Kolonel Laut (P) Dedi Gunawan Widyatmoko juga bertugas sebagai Komandan KRI Bung Tomo-357.
Menurut Kolonel Dedi, keikutsertaan TNI AL dalam event AMAN Exercise 2025 dapat menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan serta belajar dari pengalaman negara-negara lain.
“Untuk peningkatan kekuatan, kami dapat belajar dari negara peserta. Sekarang ada sekitar 11 kapal negara lain, dengan Pakistan ada 20 (kapal perang), ya kami bisa belajar dari mereka,” terang Kolonel Deni Gunawan.
Editor: A. Sentosa
