Trump Berencana Pindahkan Warga Gaza ke Mesir dan Yordania

Trump Berencana Pindahkan Warga Gaza ke Mesir dan Yordania

Arina.id -- Donald Trump berencana memindahkan warga Gaza, Palestina, ke wilayah sejumlah negara tetangga seperti Mesir dan Yordania. Usulan itu diutarakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) tersebut pada Sabtu (25/1/2025).

Trump berbicara kepada wartawan dalam pesawat kepresidenan Amerika Serikat (Air Force One), ketika perjalanan menuju Miami.

Ia bahkan mengaku sudah membahas masalah tersebut lewat sambungan telepon dengan Raja Abdullah II dari Yordania. Trump juga berencana membicarakan hal ini dengan Presiden Mesir, Abdel-Fattah al-Sisi.

"Saya katakan kepada Raja Yordania bahwa saya ingin dia mengambil lebih banyak tanggung jawab karena saat ini saya melihat Gaza sebagai wilayah yang kacau, benar-benar kacau," terang Trump, dikutip dari Reuters.

"Saya ingin ia (Yordania) menerima warga," imbuh Trump.

Donald Trump berharap usulan yang terbilang kontroversial tersebut bisa mendapat tanggapan positif dari pihak Mesir dan Yordania.

"Saya juga ingin Mesir menerima warga. Saya akan berbicara dengan Jenderal Al-Sisi besok. Saya ingin Mesir menerima warga. Dan saya ingin Yordania menerima warga," jelas Trump.

“Anda berbicara tentang satu setengah juta orang, dan kami membersihkan seluruh wilayah itu. Selama berabad-abad, wilayah itu telah mengalami banyak konflik. Saya tidak tahu, sesuatu harus dilakukan," tegasnya.

Rencana relokasi warga Gaza tersebut tentu saja seakan memberi angin segar bagi pihak Israel, yang memang berniat melakukan upaya pendudukan.

Usulan relokasi warga Gaza juga seakan menegaskan soal rencana pemerintah AS yang sempat dikabarkan oleh NBC News pekan lalu.

Ketika itu bahkan sempat disebutkan bahwa Indonesia masuk menjadi salah satu opsi negara yang tengah diupayakan bisa menampung relokasi warga Gaza.

"Pertanyaan yang masih tersisa adalah bagaimana membangun kembali Gaza, serta akan direlokasi ke mana sekitar 2 juta warga Palestina untuk sementara waktu. Indonesia, misalnya, merupakan salah satu lokasi yang sedang didiskusikan untuk menampung sebagian dari mereka," ungkap salah seorang anggota tim transisi Trump kepada NBC News.

Kabar relokasi warga Gaza ke Indonesia tersebut lantas ditanggapi tegas oleh Kemenlu RI, bahwa Indonesia tidak pernah memiliki rencana untuk merelokasi warga Gaza dari tanah mereka.

“Pemerintah RI tidak pernah memperoleh informasi apapun, dari siapapun, maupun rencana apapun terkait relokasi sebagian dari dua juta penduduk Gaza ke Indonesia sebagai salah satu bagian dari upaya rekonstruksi pasca konflik,” jelas pihak Kementerian Luar Negeri RI melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa (21/1/2025).

 


Editor: A. Sentosa
logo