Di Depan Ratusan Wisudawan UIN Jakarta, Afifuddin Tegaskan KPU Patuhi Putusan MK

Di Depan Ratusan Wisudawan UIN Jakarta, Afifuddin Tegaskan KPU Patuhi Putusan MK

Jakarta, Arina.id — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Mochammad Afifuddin menegaskan bahwa KPU akan patuh terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Undang-Undang (UU) Pemilihan Kepala Daerah, dan memastikan pelaksanaannya dalam pemilu mendatang, meskipun perdebatan mengenai hal ini masih menjadi polemik di kalangan politisi dan masyarakat.

“KPU akan ikuti seluruh putusan Mahkamah Konstitusi,” tegas Mochammad Afifuddin saat menyampaikan orasi ilmiah pada acara wisuda ke-133 Program Sarjana, Magister, dan Doktor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sabtu (24/8/2024). 

Afifuddin menilai putusan MK yang diajukan oleh Partai Buruh dan Partai Gelora, merupakan respons atas tuntutan publik yang menginginkan sistem yang lebih inklusif dan adil dalam pencalonan kepala daerah.

Afifuddin yang hadir sebagai salah satu tokoh alumni UIN Jakarta, juga mengungkapkan pandangannya terkait situasi demokrasi di Indonesia yang tengah menjadi sorotan publik. Afif mengingatkan bahwa saat ini perkembangan demokrasi di Indonesia sedang mengalami berbagai tantangan. Ia mengajak para wisudawan untuk tidak hanya menjadi saksi, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam memperkuat demokrasi di Indonesia. 

"Sebagai cendekiawan, kalian memiliki peran penting dalam membangun negeri ini. Demokrasi bukan hanya tentang memilih, tetapi juga tentang menjaga keadilan dan kesetaraan bagi semua," jelas lulusan Program Studi Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta ini.

Keputusan MK, lanjut Afifuddin, diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi partisipasi politik, terutama bagi calon-calon kepala daerah yang berasal dari latar belakang yang lebih beragam. Namun, ia juga turut mengingatkan bahwa tugas menjaga demokrasi tidak hanya terletak pada pundak KPU atau pemerintah saja, melainkan juga pada seluruh elemen masyarakat.

Acara wisuda ini menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya tentang pencapaian akademis, tetapi juga tentang mempersiapkan generasi yang tangguh untuk menghadapi tantangan nyata, termasuk dalam menjaga dan memperkuat demokrasi. 

Afifuddin menutup pidatonya dengan harapan agar para wisudawan dapat menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penonton, dalam perjalanan demokrasi Indonesia ke depan.


Editor: Muhammad Zunus
logo