Budi Gunadi Sadikin Jadi Kandidat Dirjen WHO dari Indonesia

Budi Gunadi Sadikin Jadi Kandidat Dirjen WHO dari Indonesia

Jakarta, Arina.id—Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menjadi kandidat Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dari Indonesia.

Budi menjadi satu-satunya kandidat yang diajukan Indonesia dalam proses pemilihan pemimpin organisasi kesehatan dunia tersebut. Pencalonan Dirjen WHO memasuki tahapan berikutnya setelah masa pendaftaran kandidat ditutup pada Kamis (24/9/2026).

Selain Budi, terdapat lima kandidat lain yang berasal dari berbagai negara dan memiliki latar belakang di bidang kesehatan maupun WHO.

Kelima kandidat tersebut yakni mantan Direktur Regional WHO untuk Eropa Hans Kluge dari Belgia, mantan Menteri Kesehatan Qatar Hanan Al-Kuwari, Direktur Regional WHO untuk Mediterania Timur Hanan Balkhy, dokter onkologi anak asal Botswana Gevorg Tamamyan, serta Direktur Departemen Kesehatan Masyarakat, Lingkungan, dan Determinan Sosial Kesehatan WHO Maria Neira dari Spanyol.

Proses pemilihan ini dilakukan untuk mencari pengganti Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. Masa jabatan Tedros dijadwalkan berakhir pada 15 Agustus 2027.

Pemilihan Direktur Jenderal WHO dilakukan melalui mekanisme yang melibatkan negara-negara anggota organisasi tersebut. Kandidat yang telah mendaftarkan diri akan melalui sejumlah tahapan sebelum pemilihan dalam Majelis Kesehatan Dunia.

Sidang ke-80 World Health Assembly atau Majelis Kesehatan Dunia dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027. Dalam sidang tersebut, negara-negara anggota WHO akan memilih Direktur Jenderal untuk masa jabatan berikutnya.

Posisi Tertinggi di WHO

Direktur Jenderal merupakan posisi tertinggi dalam struktur WHO. Dirjen memimpin Sekretariat WHO dan bertanggung jawab mengarahkan pelaksanaan mandat organisasi dalam berbagai persoalan kesehatan global.

WHO merupakan badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bergerak di bidang kesehatan internasional. Organisasi ini didirikan pada 7 April 1948 dan bermarkas di Jenewa, Swiss.

WHO memiliki 194 negara anggota yang bekerja melalui enam kantor regional. Organisasi tersebut berperan dalam mengoordinasikan penanganan kedaruratan kesehatan, menetapkan standar dan pedoman kesehatan internasional, serta mendorong pencegahan dan penanggulangan berbagai penyakit.

WHO juga memiliki mandat untuk mendorong tercapainya akses layanan kesehatan yang merata melalui Universal Health Coverage (UHC).

Budi Gunadi Sadikin kini menjalani proses pencalonan bersama kandidat lainnya. Hasil pemilihan pada Mei 2027 nantinya akan menentukan sosok yang memimpin WHO setelah berakhirnya masa jabatan Tedros.


Editor: Suci
logo