Kemenag Lampung Instruksikan Madrasah Perkuat Publikasi Prestasi di Media

Kemenag Lampung Instruksikan Madrasah Perkuat Publikasi Prestasi di Media

Bandar Lampung, Arina.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung menginstruksikan setiap madrasah di Provinsi Lampung untuk mempublikasikan kegiatan dan prestasi madrasah yang dicapai. Hal ini dilakukan untuk memperkuat citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pendidikan agama, tetapi juga mendukung perkembangan pendidikan umum yang berkualitas.

Kanwil Kemenag Lampung telah menerbitkan surat resmi pada 11 September 2024 yang ditandatangani langsung oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Puji Raharjo terkait hal ini.

"Setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh lembaga pendidikan madrasah, baik yang bersifat akademik, non-akademik, maupun kegiatan lainnya yang bermanfaat bagi siswa dan masyarakat, agar dipublikasikan secara aktif,” kata Kakanwil dalam surat tersebut.

"Publikasi ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kiprah dan kontribusi madrasah dalam mendidik generasi penerus bangsa menuju Madrasah Maju Bermutu Mendunia,” imbuhnya.

Prestasi yang diraih siswa di tingkat lokal, nasional, maupun internasional, serta kegiatan inovatif di bidang pembelajaran dan keterlibatan sosial, menurut Kakanwil harus dikomunikasikan secara luas kepada masyarakat.

“Hal ini termasuk juga kegiatan-kegiatan positif lainnya, seperti inovasi pembelajaran, keterlibatan dalam kegiatan sosial, dan partisipasi dalam perlombaan atau kompetisi,” katanya.

Untuk mendukung penyebaran informasi ini, madrasah diharapkan memanfaatkan berbagai platform publikasi, di antaranya website resmi madrasah yang dapat digunakan untuk memuat berita, kegiatan, dan prestasi secara terstruktur. Media sosial juga perlu diperkuat seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube, guna menjangkau audiens yang lebih luas dan menyampaikan pesan secara cepat serta interaktif.

Selain itu Newsletter digital juga penting dikirimkan kepada orang tua, alumni, dan masyarakat setempat, untuk mempererat komunikasi antara madrasah dan komunitas di sekitarnya. Diharapkan dengan langkah ini pencapaian madrasah dan kebaikan-kebaikannya dapat dampak positif ke masyarakat luas.

Sebelumnya hal serupa juga disampaikan Ketua Project Management Unit Realizing (PMU) REP-MEQR Arif Rahman kepada para tenaga pendidik pada penutupan Refreshment Fasilitator Guru Madrasah dalam program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) di Red Top Hotel Jakarta, Rabu (21/8/2024).

Ia mengajak madrasah, khususnya para pendidik dan tenaga kependidikan untuk memperkuat publikasi madrasah. Ia menilai, publikasi tentang kebaikan dan prestasi-prestasi yang dicapai madrasah masih kurang.

Menurutnya, publikasi bukanlah bentuk riya atau pamer, namun lebih pada upaya untuk memberi inspirasi dan bersyukur atas nikmat (tahaddus binnimah) atas capaian yang diraih.

"Penting untuk mempublikasikan kebaikan-kebaikan madrasah untuk bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi semua orang," katanya.

Hal ini menurutnya juga bisa untuk mengurangi informasi-informasi negatif yang menyudutkan madrasah seperti kasus bullying, intoleransi, dan kekerasan. Berita negatif seperti itu menurutnya mudah tersebar dan bisa mendistorsi eksistensi madrasah.

Padahal di madrasah lanjutnya, banyak hal-hal yang inspiratif dan penuh dengan kebaikan. Berbagai proses pembelajaran yang bahagia dan menyenangkan harus ditunjukkan kepada masyarakat.

"Kami mohon setiap hari sebarkan kebaikan madrasah. Madrasah tak kalah dari sekolah," ajaknya.


Editor: Kendi Setiawan
logo