RI-China Gelar Pertemuan Menlu dan Menhan di Beijing

RI-China Gelar Pertemuan Menlu dan Menhan di Beijing

Arina.id -- Pemerintah Indonesia dan China akan gelar pertemuan antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara. Pertemuan diagendakan pada Senin besok 21 April 2025 di Beijing, China.

Pihak Indonesia akan diwakili oleh Menlu Sugiono dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. Sementara tuan rumah China diwakili Menli Wang Yi dan Menhan Dong Jun.

"Pada 21 April, Menteri Luar Negeri Wang Yi dan Menteri Pertahanan Dong Jun akan memimpin Pertemuan Tingkat Menteri Pertama Menteri Luar Negeri dan Pertahanan China-Indonesia (First Ministerial Meeting of China-Indonesia Joint Foreign and Defense Ministerial Dialogue) di Beijing,” jelas juru bicara Kemenlu China, Lin Jian, dikutip dari Antaranews.

Menlu Indonesia Sugiono dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin akan menghadiri pertemuan tersebut,” imbuh Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, pada Jumat (18/4/2025).

Lin Jian juga menerangkan bahwa konsep dialog menlu dan menhan adalah yang pertama dilakukan China. Pertemuan ini juga menjadi tindak lanjut soal rencana yang sudah dicanangkan oleh presiden kedua negara.

"Hal ini menunjukkan pentingnya kerja sama strategis China-Indonesia. Tahun lalu, Presiden Xi Jinping dan Presiden Prabowo Subianto bertemu 2 kali dan sepakat untuk menyelenggarakan pertemuan tingkat menteri pertama, Dialog Bersama Menteri Luar Negeri dan Pertahanan China-Indonesia sesegera mungkin," papar Lin.

Oleh Lin Jian, hubungan China-Indonesia digambarkan sebagai 2 negara bertetangga baik yang dipisahkan lautan. Kemitraan diharapkan berlanjut hingga masa depan, dan tahun ini juga menandai 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Sebelum ini, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin sejatinya sudah pernah berjumpa Menhan Dong Jun, pada 22 Januari 2025 lalu.

Saat itu mereka membahas soal kerja sama militer kedua negara. Bentuk kerja sama tidak hanya menyangkut transfer teknologi, tapi juga membangun hubungan baik antarpersonel.

Ketika masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, Menlu Retno bahkan sudah memiliki mekanisme kerjasama Indonesia-China berupa Komisi Bersama Kerja Sama Bilateral (Joint Commission for Bilateral Cooperation), yang sudah berjalan hingga putaran 5. 

Sementara itu pekan lalu dalam acara peringatan 75 tahun hubungan RI-China, Duta Besar China untuk Indonesia, Wang Lutong, menyampaikan komitmen negaranya untuk bersama Indonesia dalam menghadapi tantangan dunia, termasuk dampak tarif impor yang kini diberlakukan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump.

“China siap berdiri bersama Indonesia untuk menjaga hak dan kepentingan kita yang sah, serta hak dan kepentingan komunitas internasional,” kata Wang di Jakarta, Kamis (17/4/2025).


Editor: A. Sentosa
logo