Arina.id - Ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meneror banyak negara, ternyata kondisi dalam negerinya sedang tidak baik-baik saja. Warga Amerika di 17 negara bagian sekarang sedang menghadapi badai musim dingin dahsyat.
Laman situs PowerOutage.us, melaporkan, lebih dari 821.000 orang di AS mengalami pemadaman listrik pada hari Senin kemarin, 26 Januari 2026, setelah badai musim dingin besar menghantam negara tersebut.
Jumlah pemadaman listrik terbesar dilaporkan di Tennessee, di mana hingga 255.452 pelanggan kehilangan aliran listrik.
Mengutip Badan Layanan Cuaca Nasional, GB News melaporkan bahwa 17 negara bagian telah mendeklarasikan keadaan darurat dan sedang mempersiapkan tim penyelamat dan pasokan penting.
Dikutip dari Anadolu, para peramal cuaca di Amerika memperingatkan akan adanya hujan beku dan "akumulasi es yang dahsyat" di daerah-daerah yang terhindar dari hujan salju terlebat. Demikian seperti dilaporkan media setempat.
Dampak dari badai dahsyat ini, setidaknya enam orang meninggal dunia dilaporkan pada hari Minggu 25 Januari 2026. Kemudian lebih dari 16.000 penerbangan di seluruh AS telah dibatalkan, dan ribuan lainnya mengalami penundaan di bandara-bandara di seluruh negeri.
Editor: Muhammad Taufiq
