PPIH Minta Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi Mulai Jaga Kondisi Fisik dan Aktivitas Berat

PPIH Minta Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi Mulai Jaga Kondisi Fisik dan Aktivitas Berat

Jakarta, Arina.id. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia di Arab Saudi meminta kepada para Jemaah haji Indonesia di Arab Saudi untuk mulai menjaga kondisi fisik jelang puncak penyelenggaraan ibadah haji 2025.

PPIH meminta agar para Jemaah haji Indonesia yang sudah berada di Arab Saudi agar selalu menggunakan pelindung kepala, membawa air minum, dan menghindari aktivitas fisik berlebihan.

Selain itu, PPIH juga turut memberikan imbauan kepada Jemaah haji Indonesia untuk selalu memanfaatkan alat pelindung diri. Contohnya adalag payung, topi, dan semprotan air. Gunanya adalah bisa menjaga suhu tubuh tetap stabil.

"Suhu di Makkah saat ini berkisar antara 39 hingga 43 derajat Celsius pada siang hari, dan tetap hangat di malam hari. Cuaca panas ini bisa berdampak serius pada kesehatan, khususnya bagi lansia dan jemaah yang memiliki penyakit penyerta," ujar Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Akhmad Fauzin, dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Rabu, 21 Mei 2025.

Dalam kesempatan yang sama, sebanyak 347 kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia dilaporkan sudah tiba di Tanah Suci. Dengan demikian, jemaah Indonesia yang sudah di Arab Saudi adalah 135.093 orang hingga Rabu, 21 Mei 2025 pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (10.00 WIB). Mereka termasuk 29.449 Jemaah kategori lansia.

"Seiring dengan kedatangan jemaah yang terus berlangsung, saat ini jemaah mulai banyak beraktivitas di Kota Makkah. Hingga pagi ini, sebanyak 100.440 jemaah haji Indonesia sudah berada di Makkah untuk melaksanakan rangkaian ibadah, termasuk umrah wajib dan ibadah-ibadah sunnah lainnya," lanjut Akhmad Fauzin.

Sementara tim kesehatan dan petugas kloter akan selalu siaga dalam mendampingi dan melayani jemaah. Hingga hari ke-21 selama pelaksanaan operasional haji, setidaknya sudah ada 35 jemaah haji yang telagh wafat. Rinciannya meliputi 26 laki-laki dan 9 perempuan.

Jemaah Diminta Kurangi Umrah Sunah Berkali-kali

Sebelumnya, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Akhmad Fauzin, juga turut menyampaikan agar jemaah haji Indonesia mulai mengurangi pelaksanaan umrah sunah berkali-kali karena termasuk aktivitas fisik yang cukup berat jelang memasuki pelaksaan puncak haji.

Sebagai solusi, jemaah dapat semakin memperbanyak bimbingan manasik haji di hotel pemondokan. Tujuannya agar jemaah bisa menjalankan ibadah haji dengan semakin baik dan benar.

"Masih ada sekitar dua pekan sebelum puncak haji. Gunakan waktu ini untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Jangan terlalu banyak menguras tenaga untuk kegiatan tambahan seperti ziarah ke luar kota atau umrah sunah berulang. Simpan energi untuk wukuf di Arafah dan rangkaian ibadah lainnya yang lebih Utama," ujar Akhmad Fauzin, dalam konferensi pers Senin (20/5/2025).

Kondisi cuaca di Makkah nantinya diperkirakan mencapai 45 -50 derajat Celsius selama puncak haji. Maka, jemaah pun bisa melaksanakan salat fardu di masjid hotel apabila merasa memiliki tubuh yang tidak kuat untuk pergi ke Masjidil Haram.


Editor: Abdul Fatah
logo