Arina.id. Info gempa hari ini mengguncang Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada hari Rabu, 8 Januari 2025, pukul 00.52 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi yang melanda Kota Bima NTB memiliki magnitudo 4,9.
Situs web BMKG menyebutkan pusat gempa di Kota Bima, NTB, pada Rabu (8/1/2024) dini hari berada di laut sepanjang 64 km arah timur laut Kota Bima. Kedalaman gempa mencapai 11 kilometer dengan titik lokasi 8,21 LS-119,27 BT.
Sementara mengutip Antaranews, hari Rabu, 8 Januari 2025, getaran gempa terdeteksi pukul 02.58 WIT. Selain itu, gempa terjadi beberapa saat di Kota Bima dengan skala intensitas mencapai IV MMI.
Hingga kini belum ada rincian laporan tentang apa yang menjadi pemicu gempa di Kota Bimaa. Selain itu, belum diketahui dampak yang ditimbulkan gempa dan terkait potensi tsunami atau tidak.
Namun demikian, masyarakat tetap diimbau agar tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Pihak BMKG bakal menyampaikan hasil analisa secara lengkap. Informasi bisa diperoleh dengan cara mengakses aplikasi BMKG dan memantau media sosial infoBMKG hingga menghubungi kantor BMKG yang paling dekat.
Prediksi Bibit Siklon Tropis 97S BMKG
Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya menghimbau agar daerah di Pulau Jawa-Nusa Tenggara Barat (NTB) dapat mengantisipasi peningkatan potensi hujan karena bibit siklon tropis 97S.
Menurut prakirawan BMKG Eriska Febriati, seperti dilaporkan Antaranews, Selasa, 7 Januari 2025, bibit siklon tropis 97S dilaporkan terpantau sedang berada di Samudra Hindia selatan Jawa Timur dengan kecepatan angin maksimum 15 knot atau 28 kilometer per jam.
Secara umum, potensi bibit siklon 97S itu katanya bakal menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam ke depan masih dalam kategori rendah.
Kondisi yang sama dapat menimbulkan hujan dengan intensitas sedang (lebih dari 4,0 mm per jam) hingga lebat (lebih dari 50 mm per jam). Selain itu, dapat disertai angin kencang.
Berdasarkan analisis BMKG, bibit siklon tropis bisa jadi memicu gelombang laut tinggi 1,25-2,5 meter di wilayah perairan selatan Jawa Barat (Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya), Selat Sunda, selatan Jawa-NTB, dan Laut Jawa.
Editor: Abdul Fatah
