Jakarta, Arina.id — Potensi cuaca ekstrem masih mengintai sebagian besar wilayah Indonesia pada Rabu-Kamis, 18-19 Maret 2026. Berdasarkan data prakiraan cuaca yang dirilis Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) , hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi terjadi secara luas, bahkan di sejumlah daerah disertai angin kencang.
Pada Rabu, 18 Maret 2026, wilayah seperti Aceh, Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, hingga Papua diperkirakan mengalami hujan sedang hingga lebat. Sementara itu, beberapa daerah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas lebih tinggi, seperti Kalimantan Tengah serta Sulawesi Barat yang diprediksi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat.
Memasuki Kamis 19 Maret 2026, potensi hujan masih merata di berbagai wilayah. Provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Selatan diprakirakan mengalami hujan sedang hingga lebat. Adapun wilayah dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat meliputi Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, serta Papua Pegunungan.
Selain hujan deras, angin kencang juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pada periode ini. Jawa Timur dan Kepulauan Bangka Belitung tercatat memiliki potensi angin kencang yang perlu diwaspadai, terutama oleh masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut.
Dipengaruhi MJO hingga Siklon Tropis
Tingginya intensitas hujan selama periode tersebut dipengaruhi oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang secara spasial melintas di wilayah Indonesia bagian tengah. Fenomena ini meningkatkan anomali angin baratan yang mendukung pembentukan awan hujan signifikan.
Selain itu, keberadaan Siklon Tropis Nuri yang sebelumnya merupakan Bibit Siklon Tropis 95W, serta Bibit Siklon Tropis 96W di Samudra Pasifik utara Papua, turut memperkuat dinamika atmosfer. Sirkulasi siklonik lain juga terpantau di Samudra Hindia Barat Aceh dan barat daya Lampung.
Kondisi tersebut memicu terbentuknya daerah perlambatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) di sekitar wilayah Indonesia. Didukung oleh kelembapan udara yang tinggi serta labilitas atmosfer yang kuat, kondisi ini meningkatkan potensi curah hujan secara signifikan di berbagai wilayah.
Dinamika Sepekan
Dalam pekan ini dinamika atmosfer diperkirakan masih aktif. MJO diprediksi bergerak ke arah timur, sehingga konsentrasi pembentukan awan hujan akan lebih dominan di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.
Selain itu, aktivitas gelombang atmosfer seperti Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan meningkat di kawasan Laut Sulawesi, Maluku Utara, hingga Papua. Kondisi ini dapat memperkuat aktivitas konvektif yang memicu hujan signifikan.
Di sisi lain, daerah tekanan rendah persisten di Australia bagian utara turut menginduksi peningkatan kecepatan angin di Laut Arafuru hingga pesisir utara Australia. Hal ini membentuk jalur konvergensi yang memanjang dari Samudra Hindia selatan Pulau Timor hingga Laut Arafuru.
Dengan kombinasi faktor global, regional, dan lokal tersebut, curah hujan berpotensi tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan, terutama di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Berikut prediksi cuaca periode 17-19 Maret 2026 menurut laman BMKG (https://www.bmkg.go.id/cuaca/potensi-cuaca-ekstrem)
Rabu, 18 Maret 2026
Hujan Sedang–Lebat:
Aceh, Bali, Bengkulu, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Riau, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Sumatra Utara
Hujan Lebat–Sangat Lebat:
Kalimantan Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan
Angin Kencang:
Jawa Timur, Papua
Kamis, 19 Maret 2026
Hujan Sedang–Lebat:
Aceh, Bali, Banten, Bengkulu, Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sumatra Selatan, Sumatra Utara
Hujan Lebat–Sangat Lebat:
Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan
Angin Kencang:
Jawa Timur, Papua.
Editor: Kendi Setiawan
