11 Waktu Mustajab untuk Berdoa menurut Hadits Nabi

11 Waktu Mustajab untuk Berdoa menurut Hadits Nabi

Ketika berdoa, seorang Muslim tentu saja mengharapkan agar doanya tersebut bisa dikabulkan oleh Allah. Salah satu cara agar doanya bisa cepat terkabul adalah memilih waktu-waktu tertentu yang dinilai sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Waktu-waktu yang dianggap mustajab ini memiliki keutamaan dan keistimewaan tersendiri.

Rasulullah, melalui hadits-haditsnya, telah menjelaskan waktu-waktu terbaik bagi umat Islam untuk memanjatkan doa kepada Allah. Setidaknya ada 11 waktu mustajab untuk berdoa berdasarkan petunjuk nabi yang tersebar di sejumlah hadits, sebagaimana berikut:

1. Sepertiga Malam

Di sepertiga malam terakhir menjadi waktu yang baik untuk berdoa. Selain itu, waktu tersebut juga didukung dengan suasana hening yang bisa menambah kekhusyukan dalam berdoa.

Rasulullah bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِيْنَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرِ فَيَقُولُ : مَنْ يَدْعُوْنِي فَأَسْتَجِيْبُ لَهُ، مَنْ يَسْأَلْنِي فَأَعْطِيْهِ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرُ لَهُ، حَتَّى يَنْفَجِرُ الْفَجْرَ

Artinya: “Tuhan kami 'turun' ke langit dunia setiap sepertiga malam akhir. Maka Allah berfirman: Barangsiapa yang berdoa, akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni hingga terbit fajar.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Setelah Sholat

Usai melaksanakan sholat wajib, umat Islam sebaiknya memanjatkan doa dengan khusyuk, karena Allah akan mendengar doa tersebut, sebagaimana sabda Rasulullah dalam sebuah hadits:

قِيلَ يَا رَسُوْلَ اللهِ: أيُّ الدُّعَاءِ أسْمَعُ قَالَ جَوْفَ اللَّيْلِ الآخِرِ ودُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوْبَاتِ

Artinya: “Rasulullah ditanya, kapan doa yang paling didengar (oleh Allah)? Beliau bersabda: di akhir malam dan setelah sholat wajib.” (HR. Tirmidzi)

3. Antara Azan dan Iqamat

Jeda waktu antara azan dengan iqamat biasanya cukup singkat. Hal ini mestinya dimanfaatkan untuk berdoa sebab waktu tersebut termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa. Sebagaimana sabda Nabi dalam hadits:

إِنَّ الدُّعَاءَ لَا يُرَدُّ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ فَادْعُوْا 

Artinya: “Sesungguhnya doa tidak tertolak di antara azan dan iqomat, maka berdoalah (di waktu tersebut).” (HR. Ahmad)

4. Ketika Sujud

Sujud bisa dianggap sebagai simbol lemahnya seorang hamba di hadapan Allah. Oleh sebab itu, ketika sujud, termasuk ketika sujud terakhir sholat, bisa dimanfaatkan untuk memanjatkan doa kepada Allah.

Rasulullah bersabda:

أَقْرَبُ مَا يَكُوْنُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاء 

Artinya: "Paling dekatnya seorang hamba kepada tuhannya ialah ketika ia sedang bersujud. Maka perbanyaklah berdoa ketika itu.” (HR. Muslim)

5. Hari Jumat

Hari Jumat menjadi hari terbaik untuk memanjatkan doa kepada Allah. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari sebagaimana berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَقَالَ فِيهِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَأَشَارَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا

Artinya: “Dari Sahabat Abi Hurairah, sungguh Rasulullah SAW menyebut hari Jumat kemudian bersabda: Pada hari Jumat itu ada satu waktu, tidaklah seorang hamba Muslim menunaikan sholat lalu berdoa di waktu tersebut melainkan Allah akan mengabulkan doanya. Kemudian beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu tersebut,” (HR Al-Bukhari).

6. Setelah Khatam Al-Qur’an

Ketika di sebuah tempat dikhatamkan Al-Qur’an, ribuan malaikat akan turun di tempat tersebut dan momentum ini sebaiknya digunakan berdoa karena ribuan malaikat tersebut akan ikut serta meng-amin-kannya.

Rasulullah bersabda:

مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ ثُمَّ دَعَا أَمَّنَ عَلَى دُعَائِهِ أَرْبَعَةُ آلَافِ مَلَكٍ

Artinya: “Barangsiapa yang membaca Al-Qur'an kemudian ia berdoa, maka doanya akan diamini oleh empat ribu malaikat.” (HR. Ad-Darimi)

7. Ketika Minum Air Zamzam

Air Zamzam merupakan air terbaik yang ada di muka bumi ini. Oleh sebab itu, ketika meminum air istimewa tersebut, sebaiknya hati mengucapkan doa kepada Allah. Hal ini sebagaimana sabda Nabi:

مَاءُ زَمْزَمْ لِمَا شُرِبَ لَهُ 

Artinya: “Air Zamzam itu sesuai keinginan peminumnya.” (HR. Ibnu Majah)

8. Bulan Ramadhan

Dari 12 bulan yang ada dalam kalender Hijriah, bulan Ramadhan menjadi bulan spesial  yang di dalamnya terdapat aneka keberkahaan dan keistimewaan, salah satunya adalah akan dikabulkannya doa.

Rasulullah bersabda: 

إِنَّ اللّٰهِ فِي كُلِّ يَوْمٍ وَ لَيْلَةٍ عُتَقَاءَ مِنَ النَّارِ فِي شَهْرٍ رَمَضَانَ وَ إِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيُسْتَجَابُ لَهُ

Artinya: “Sesungguhnya Allah membebaskan dari api neraka pada setiap hari dan malam di bulan Ramadhan. Dan sesungguhnya setiap Muslim yang berdoa pada waktu tersebut maka pasti Allah akan mengabulkan doanya.” (H.R Ahmad)

9. Ketika Berbuka Puasa

Kebahagiaan bagi orang yang berpuasa adalah ketika datangnya waktu berbuka di waktu Maghrib. Selain itu, waktu ini juga menjadi waktu mustajab sebagaimana telah disampaikan Nabi Muhammad dalam sabdanya:

إِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ

Artinya: “Sesungguhnya doa orang yang berpuasa ketika berbuka tidak akan ditolak.” (HR. Ibnu Majah)

10. Ketika Hari Arafah

Umat Islam dianjurkan untuk berdoa di hari Arafah, yakni pada tanggal 9 Dzulhijjah. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah:

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ 

Artinya: “Doa yang terbaik adalah doa ketika hari Arafah.” (HR. Tirmidzi)

11.  Saat Turun Hujan

Di antara waktu mustajab adalah ketika bertemunya 2 pasukan, turun hujan, dan iqamat. Dikarenakan Indonesia adalah negara damai, maka waktu yang cukup memungkinkan untuk berdoa adalah ketika turun hujan dan iqamat.

Rasulullah bersabda:

أُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوْشِ وَ إِقَامَةِ الصَّلَاةِ وَ نُزُوْلِ الْغَيْثِ 

Artinya: “Carilah pengabulan doa pada saat bertemunya dua pasukan (dalam peperangan), pada saat iqamat sholat, dan saat turun hujan.” (HR. Al-Hakim)

Itulah 11 waktu mustajab untuk berdoa menurut hadits Nabi dan bisa diamalkan oleh umat Islam. Ketika sudah berdoa di waktu-waktu tersebut namun belum dikabulkan juga, bisa jadi Allah akan mengabulkannya di saat yang tepat ketika kita sudah siap untuk menerimanya. Wallahu a‘lam.


Editor: Muhammad Faizin
logo