Bacaan Doa Tawaf dari Putaran Pertama hingga Terakhir

Bacaan Doa Tawaf dari Putaran Pertama hingga Terakhir

Arina.id – Jemaah yang melaksanakan ibadah haji atau umrah diharuskan untuk tawaf karena ritual suci ini bagian dari rukun haji. Tawaf adalah berjalan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran dengan arah berlawanan jarum jam yang dimulai dan diakhiri di posisi Hajar Aswad. 

Tidak sekadar berjalan mengelilingi Baitullah, jemaah haji yang melaksanakan tawaf dianjurkan untuk melafalkan bacaan doa tertentu mulai dari putaran pertama hingga terakhir. Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar (Beirut: Dar Ibn Hazm, 2004), halaman 336 menjelaskan, setidaknya ada 3 doa ketika melaksanakan ibadah tawaf, yaitu:

1. Doa Memulai Tawaf

Ketika jemaah haji akan memulai tawaf, posisi badannya harus sejajar dengan Hajar Aswad, kemudian dianjurkan untuk membaca doa ini:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ إِيمَانًا بِكَ، وَتَصْدِيقًا بِكِتَابِكَ، وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ، وَاتِّبَاعًا لِسُنَّةِ  نَبِيِّكَ ﷺ

Bismillâhi wallâhu akbar, allâhumma īmânan bika, wa taṣdīqan bikitâbika, wa wafâ’an bi‘ahdika, wa ittibâ‘an lisunnati nabiyyika shallallahu ‘alayhi was-salâm. 

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, aku lakukan ini karena iman kepada-Mu, membenarkan kitab-Mu, memenuhi janji-Mu, dan mengikuti sunnah Nabi-Mu, semoga shalawat dan salam tercurah atasnya.”

Dijelaskan Imam An-Nawawi, doa tersebut dibaca kembali ketika telah sampai atau sejajar dengan Hajar Aswad dan akan memulai tawaf untuk putaran berikutnya sampai tujuh putaran.

2. Doa Tawaf Putaran Pertama sampai Ketiga

Setelah membaca doa mulai tawaf, jemaah haji atau umrah mulai mengelilingi Ka'bah dan dianjurkan untuk berlari kecil (raml). Pada tawaf putaran pertama hingga ketiga dianjurkan untuk membaca doa ini:

 اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُورًا، وَذَنْبًا مَغْفُورًا، وَسَعْيًا مَشْكُورًا

Allâhummaj‘al-hu ḫajjan mabrûran, wa dhanban maghfûran, wa sa‘yan masykûran. 

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah hajiku sebagai haji yang mabrur, dosa yang diampuni, dan usaha yang diterima”

3. Doa Tawaf Putaran Keempat sampai Ketujuh

Setelah menyelesaikan tiga putaran pertama sambil membaca doa tawaf yang telah di atas, Imam An-Nawawi menganjurkan jemaah haji untuk membaca doa di putaran keempat hingga ketujuh dengan bacaan doa yang berbeda, yaitu sebagaimana berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ، وَاعْفُ عَمَّا تَعْلَمُ، وَأَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ، اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ 

Allâhummaghfir warḫam, wa‘fu ‘ammâ ta‘lam, wa anta al-a‘azzu al-akram. Allâhumma rabbana âtinâ fī ad-dunyâ ḫasanah, wa fī al-âkhirati ḫasanah, wa qinâ ‘adzâban-nâr. 

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah, dan maafkanlah atas apa yang Engkau ketahui. Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Maha Pemurah. Ya Allah, Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.”

Demikian doa yang bisa dibaca oleh jemaah haji atau umrah saat melaksanakan ibadah tawaf. Diharapkan dengan membaca doa-doa ini, setiap langkah mengelilingi Baitullah dipenuhi dengan kekuatan spiritual yang bisa menguatkan jiwa, serta menjadi wasilah untuk meraih keberkahan hidup di dunia maupun akhirat.


Editor: Aiz Luthfi
logo