Arina.id - Menjelang hari pernikahan, calon mempelai laki-laki sering kali disibukkan dengan berbagai persiapan teknis, seperti pemesanan gedung, pengurusan administrasi, hingga penyebaran undangan. Semua hal tersebut memang penting, tetapi di tengah kesibukan itu, ada satu hal yang sering terlupakan, yakni menghafal doa-doa yang berkaitan dengan pernikahan.
Padahal, doa-doa ini memiliki peran yang sangat penting. Mengingat bahwa pernikahan adalah ibadah terpanjang dalam hidup, calon pengantin perlu mempersiapkan hati dan menguatkan niat agar mampu mengarungi bahtera rumah tangga hingga akhir hayat. Menghafal dan mengamalkan doa-doa ini dapat menjadi bekal spiritual agar perjalanan rumah tangga selalu berada dalam limpahan berkah dan ridha Allah.
Dalam berbagai literatur kitab klasik, terdapat banyak doa yang dianjurkan untuk dihafalkan, terutama bagi calon suami. Salah satunya disebutkan dalam karya Syekh Sulaiman Al Jamal yakni Hasiyah Al Jamal, beliau menjelaskan bahwa disunnahkan bagi suami untuk menyentuh ubun-ubun istrinya setelah akad nikah, lalu membaca doa berikut:
بَارَكَ اللَّهُ لِكُلٍّ مِنَّا فِي صَاحِبِهِ
Bārakallāhu likullin minnā fī ṣāḥibihī
Artinya: ”Semoga Allah memberikan berkah kepada kita berdua dalam menjalani kehidupan bersama sebagai suami istri.”
Lebih lanjut, Ibnu Qudamah dalam kitab Al-Mugni menuliskan anjuran doa yang dapat diamalkan oleh calon suami. Beliau juga merekomendasikan agar amalan tersebut diawali dengan sholat dua rakaat, kemudian dilanjutkan dengan menyentuh ubun-ubun istri sambil membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِي أَهْلِي، وَبَارِكْ لِأَهْلِي فِيَّ، وَارْزُقْهُمْ مِنِّي، وَارْزُقْنِي مِنْهُمْ
Allāhumma bārik lī fī ahlī, wa bārik li-ahlī fiyya, warzuq'hum minnī, warzuqnī min'hum
Artinya: “Ya Allah, berkahilah aku melalui keluargaku, dan berkahilah keluargaku melalui diriku. Berikanlah mereka rezeki melalui aku, dan berikanlah aku rezeki melalui mereka.”
Dalam hadits riwayat Ibnu Dawud, juga disebutkan sebuah doa yang dianjurkan untuk dibaca oleh calon suami. Doa ini bahkan menjadi salah satu yang paling dikenal dan banyak diamalkan di tengah masyarakat. Berikut adalah doanya:
اللَّهُمَّ إنِّى أسْأَلُكَ خَيْرَهَا وخَيْرَ مَا جَبَلْتَها عَلَيْهِ، وأعُوذُ بك مِنْ شَرِّهَا وشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
Allāhumma innī as’aluka khayrahā wa khayra mā jabalta-hā ‘alayh, wa a‘ūdzu bika min sharrihā wa sharri mā jabalta-hā ‘alayh
Artinya: ”Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan dari dirinya (istriku) dan kebaikan dari sifat-sifat yang Engkau ciptakan padanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan dirinya dan keburukan dari sifat-sifat yang Engkau ciptakan padanya.”
Demikian 3 doa yang penting dihafal oleh calon suami, semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bish shawab.
Ahmad Yaafi Kholilurrohman
Penikmat Insight Keislaman, Alumni Ma'had Aly Situbondo, Jawa Timur
Editor: Muhammad Faizin
