Doa agar Tidak Kesiangan Bangun Subuh

Doa agar Tidak Kesiangan Bangun Subuh

Melaksanakan sholat Subuh merupakan salah satu kewajiban rutin yang harus dilakukan oleh umat Islam. Waktu sholat ini dianggap cukup rawan karena berisiko kesiangan, apalagi bagi orang yang melewati malamnya dengan kerja lembur atau begadang.

Namun demikian, ada upaya yang bisa dilakukan agar bisa tetap bangun Subuh setelah begadang, yaitu dengan memasang alarm sesuai jam yang diinginkan. Selain itu, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan memasang “alarm langit”, yaitu dengan memanjatkan doa memohon kepada Allah agar bisa bangun Subuh dan melaksanakan kewajiban sholat.

Di antara doa tersebut adalah tercantum dalam kitab Itḫafus Sadatil Muttaqin bisyarhi Ihya Ulumiddin karya Syekh Murtadlo Az-Zabidi, sebagaimana berikut:

اَللَّهُمَّ لَا تُؤَمِّنَّا مَكْرَكَ، وَلا تُنْسِنَا ذِكْرَكَ، وَلَا تَهْتِكْ عَنَّا سِتْرَكَ، وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْغَافِلِيْنَ، اَللَّهُمَّ ابْعَثْنَا في أَحَبِّ الأَوْقَاتِ إِلَيكَ حَتَّى نَذْكُرَكَ فَتَذْكُرَنَا، وَنَسْأَلَكَ فَتُعْطِيَنَا، وَنَدْعُوَكَ فَتَسْتَجِيبَ لَنَا، وَنَسْتَغْفِرَكَ فَتَغْفِرَ لَنَا

Allahumma lâ tu’amminnâ makraka, wa lâ tunsinâ dzikraka, wa lâ tahtik ‘annâ sitraka, wa lâ taj‘alnâ minal ghâfilîn, Allâhummab ‘atsnâ fî aḫabbil auqâti ilaika ḫatta nadzkuraka fatadzkuranâ, wa nas’alaka fa tu‘thiyanâ, wa nad‘uwaka fatastajîba lanâ, wa nastaghfiraka fataghfira lanâ.

Artinya: “Ya Allah jangan jadikan kami (merasa) aman dari tipu daya-Mu, jangan membuat kami lupa berzikir kepada-Mu, jangan hilangkan perlindungan-Mu dari kami, jangan pula Engkau jadikan kami orang-orang yang lalai. Ya Allah, kirimlah kami pada waktu-waktu yang Engkau cintai sehingga kami bisa berzikir (mengingat-Mu) maka Engkau pun mengingat kami, kami memohon kepada-Mu maka Engkau pun memberikannya, kami berdoa kepada-Mu maka Engkau pun mengabulkannya, kami memohon ampunan kepada-Mu maka Engkau pun mengampuni kami,” (Syekh Murtadlo Az-Zabidi, Itḫafus Sadatil Muttaqin bisyarhi Ihya Ulumiddin [Beirut, Darul Kutubil Ilmiyah: 1994] Juz V halaman 322)

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Najjar tersebut, Syekh Az-Zabidi menyebutkan bahwa jika seseorang membaca doa ini sebelum tidur, maka Allah akan mengutus malaikat untuk membangunkannya di waktu Subuh atau di waktu yang diinginkan.

Itulah doa agar bisa bangun Subuh setelah melewati malam dengan kerja lembur atau begadang. Doa ini juga cocok dibaca untuk orang yang ingin melaksanakan sholat Tahajud namun sulit bangun malam. Diharapkan dengan dibacakannya doa ini sebelum tidur, bisa bangun sesuai waktu yang diinginkan dalam keadaan mata dan tubuh segar bugar sehingga bisa melaksanakan kewajiban sholat. Wallahu a’lam.


Editor: Muhammad Faizin
logo