Arina.id - Doa merupakan ibadah yang juga menjadi benteng bagi orang yang beriman, sehingga segala aktivitas biasanya dimulai oleh umat Islam dengan doa. Selain itu, doa juga dapat menjadi obat dalam proses ruqyah.
Dalam kitab Al-Adzkar Nawawi (Al-Adzkar an-Nawawiyyah), Syekh Nawawi membahas ruqyah syar'iyyah umum untuk segala penyakit, termasuk sakit perut, di bab Ruqyah dan Adab Pengobatan.
Doa-doa ruqyah dasar yang disarankan Syekh Nawawi bersumber dari hadits dan surat al-Quran lalu dibaca pada anggota tubuh yang sakit. Adapun caranya adalah sebagai berikut:
1. Doa ruqyah dasar (bacalah 3 kali, tiup ke tangan lalu usap bagian sakit), yaitu:
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
A'udzu billahi minasy syaithanir rajim
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Bismillahilladzi la yadhurru ma'a ismihi syai'un fil ardhi wala fis sama'i wahuwas sami'ul 'alim (3 x)
2. Membaca surat Al-Fatihah (7 kali, tiup ke yang sakit). Bacalah Surat Al-Fatihah sambil tiup ke tangan, lalu usap perut.
3. Membaca Ayat Kursi (QS Al-Baqarah 255). Baca 1 kali, khususnya untuk dilindungi dari gangguan jin/ syetan yang bisa jadi penyebab sakit.
4. Membaca surat mu'awwidzatain (Al-Falaq 3 kali, An-Nas 3 kali)
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Qul a'udzu birabbil falaq. Min syarri maa khalaq. Wa min syarrig gaasiqin idzaa waqab. Wa min syarrin naffaatsaati fil 'uqad. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَٰهِ النَّاسِ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Qul a'udzu birabbin naas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khannaas. Alladzi yuwaswisu fii shuduurin naas. Minal jin nati wan naas.
Doa dan surat di atas dibaca dengan tetap memperhatikan adab ruqyah yakni:
- Mulai dengan basmalah, baca dengan yakin.
- Tiup ke tangan lalu usap bagian sakit.
- Boleh minta orang lain meruqyah, atau sendiri baca dan tiup ke air minum.
- Sambil berobat medis, karena ruqyah adalah ibadah, bukan pengganti dokter.
- Jika sakit perutnya parah atau berlangsung lama, tetap periksa dokter, karena ruqyah melengkapi pengobatan duniawi.
- Meyakini bahwa kesembuhan berasal dari Allah.
Editor: Muhammad Faizin
