4 Doa Mujarab agar Pekerjaan dan Cita-cita Segera Terkabul

4 Doa Mujarab agar Pekerjaan dan Cita-cita Segera Terkabul

Arina.id - Doa adalah benteng dan senjata kaum Mukmin. Segala urusan duniawi maupun ukhrawi yang selalu disertai dengan berdoa umumnya akan cepat tuntas.

Dalam salah satu ayat disebutkan:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Artinya: "Dan Tuhanmu berfirman, Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong dari beribadah kepada-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina." (QS. Ghafir: 60)

Berikut ini 4 doa yang kerap dibaca agar segala urusan duniawi dan ukhrawi lekas terkabulkan:

1. Doa Sapu Jagat

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ  

Rabbana ātinā fid-dunyā ḥasanah, wa fil-ākhirati ḥasanah, wa qinā ‘ażāban-nār.

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka." (QS. Al-Baqarah: 201)

Doa ini adalah doa paling lengkap untuk mendatangkan segala kebutuhan dan kebaikan duniawi ukhrawi. Biasanya dibaca setelah sholat dan waktu mustajab.

2. Doa Nabi Zakaria

رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ  

Rabbi lā tadżarnī fardān, wa anta khairul-wāriṡīn.

Artinya: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan), dan Engkaulah ahli waris yang terbaik." (QS. Al-Anbiya’: 89)

Doa ini dibaca oleh Nabi Zakaria agar mendapatkan keturunan di usia tua. Kemudian Allah mengabulkan permintaan itu berupa memberi keturunan bernama Yahya. 

Adapun cara mengamalkannya bisa dibaca 7x setelah sholat. Diyakini segala hajat cepat terkabulkan, termasuk urusan pekerjaan dan cita-cita.

3. Doa Nabi Yunus AS

لَّا إِلَٰهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ  

Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minadẓ-ẓālimīn.

Artinya: "Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau! Sungguh, aku termasuk orang yang zalim (pada diriku sendiri)." (QS. Al-Anbiya’: 87)

Doa ini dibaca oleh Nabi Yunus ketika sedang ditimpa kesulitan. Kemudian Allah menyelamatkannya dari kegelapan perut ikan. Biasanya doa ini dibaca setelah sholat lima waktu.

4. Doa yang Bersumber dari Hadits Sahih

اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِيَ الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي، وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي، وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِيَ الَّتِي فِيهَا مَعَادِي، وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ  

Allāhumma aṣliḥ lī dīnīyalladzī huwa ‘iṣmatu amrī, wa aṣliḥ lī dunyāyal-latī fīhā ma‘āsyī, wa aṣliḥ lī ākhiratīyallatī fīhā ma‘ādī, waj‘alil-ḥayāta ziyādatan lī fī kulli khairin, waj‘alil-mauta rāḥatan lī min kulli syarrin.

Artinya: "Ya Allah, perbaikilah agamaku yang menjadi pelindung urusanku. Perbaikilah duniaku yang menjadi tempat kehidupanku. Perbaikilah akhiratku yang menjadi tempat kembaliku. Jadikanlah hidupku sebagai tambahan untuk segala kebaikan, dan jadikanlah kematianku sebagai istirahat dari segala keburukan." (HR. Muslim)

Doa tersebut diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah dan terdapat dalam Sahih Muslim. Secara umum doa tersebut bertujuan agar segala kebutuhan hidup, cita-cita dan pekerjaan dapat lekas terwujud.

Syaikh Ali bin Sulthan Muhammad Al-Qari memaknai doa ini sebagai berikut:

قِيلَ مَعْنَاهُ:  احْفَظْ مِنَ الْفَسَادِ مَا أَحْتَاجُ إِلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي مَصْدَرُ عَادَ إِذَا رَجَعَ، أَيْ وَفِّقْنِي لِلطَّاعَةِ الَّتِي هِيَ إِصْلَاحُ مَعَادِي وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً أَيْ سَبَبَ زِيَادَةٍ لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ أَيْ بِأَنْ يَكُونَ عَلَى شَهَادَةٍ وَاعْتِقَادٍ حَسَنٍ وَتَوْبَةٍ، حَتَّى يَكُونَ مَوْتِي سَبَبَ خَلَاصِي عَنْ مَشَقَّةِ الدُّنْيَا وَحُصُولِ رَاحَةٍ فِي الْعُقْبَى

Artinya: "Satu pendapat mengatakan artinya adalah jagalah dari rusaknya bagian yang aku butuhkan dari dunia ini (perbaikilah bagiku akhiratku yang merupakan tempat kembaliku) yaitu berilah aku taufiq untuk taat yang di situlah kebaikan tempat kembaliku nanti (jadikanlah hidupku sebagai nilai tambah) menjadi sebab bertambahnya (setiap kebaikan dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari kejahatan) yaitu berada dalam syahadat Islam, aqidah yang benar dan taubat, sehingga kematianku menjadi sebab kebebasanku dari beban kesulitan dunia dan menggapai kesenangan akhirat." (Mirqatul Mafatih Syarah Misykatul Mashabih, juz 5, hlm. 1721)

Dengan demikian, membaca 4 doa ini diharapkan dapat mempercepat dikabulkannya pekerjaan dan cita-cita. Terlebih 4 doa ini bersumber dari ayat Al-Qur'an dan hadits sahih.

Sebaiknya juga memperhatikan adab berdoa dan waktu mustajab untuk berdoa, seperti: sepertiga malam terakhir, setelah sholat fardhu, terutama usai sholat Subuh atau Maghrib, dan hari Jumat, serta memperbanyak sedekah. Wallahu a'lam.


Editor: Muhammad Faizin
logo