Arina.id -- Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) menjadi salah satu tes kepribadian paling paling populer atau sering digunakan untuk memahami cara berpikir dan berinteraksi seorang individu.
Tes kepribadian MBTI merupakan salah satu metode ukur untuk mengidentifikasi kepribadian seseorang, yang secara umum bersandar kepada teori psikologi Carl Jung.
Tes ini pertama kali dikembangkan Isabel Briggs Myers bersama sang ibu, Katharine Cook Briggs, pada periode awal abad 20.
Manfaat Tes Kepribadian MBTI
Tes kepribadian MBTI dapat membantu seseorang yang hendak mengetahui secara lebih presisi tentang tipe dan karakter dirinya. Berikut sejumlah manfaat tes kepribadian MBTI, dikutip dari halodoc:
Meningkatkan Pemahaman Diri
Tes MBTI bisa membantu mengidentifikasi dasar berpikir, berperilaku, serta berinteraksi terhadap lingkungan sekitar. Dengan mengetahui poin tersebut, diharapkan seorang individu bisa lebih mengerti soal kelebihan dan kekurangan, lalu bagaimana cara mengelolanya dalam kehidupan sehari-hari.
Meningkatkan Hubungan Personal dan Profesional
Berbekal hasil tes MBTI seseorang dapat meningkatkan kualitas hubungan personal dan profesional, dengan cara memahami diri sendiri dan orang lain dapat berpikir dan berinteraksi.
Panduan Mengambil Keputusan
Dengan mengerti serta mengetahui preferensi kepribadian, hal ini dapat menjadi panduan untuk mempermudah dalam mengambil keputusan yang sesuai dengan karakter pribadi.
Mengembangkan Karier
Para pekerja dapat mengetahui kepribadian mereka lewat tes MBTI, sebagai modal mengembangkan kariernya. Mereka bisa memilih atau menempati jenis pekerjaan yang paling sesuai dengan sifat dan keterampilan yang dimiliki.
Sebagai Pengembangan Diri
Tes MBTI dapat membantu seorang individu untuk mengembangkan diri. Hal ini sangat membantu ketika dihadapkan sebuah tantangan, momen adaptasi, perubahan, serta perbaikan keterampilan atau yang perlu dikembangkan.
Membantu Pengendalian Emosional
Hasil tes kepribadian dapat menjadi modal berharga seorang individu dalam efektivitas pengendalian emosional dan tingkat stres.
Tes MBTI Membagi 16 Tipe Kepribadian
Tes MBTI membagi individu ke dalam 16 tipe kepribadian dengan karakter yang berbeda. Tipe kepribadian dibagi dalam 4 dimensi utama, yakni:
- Ektroversi (E) vs Introversi (I): preferensi dunia luar atau fokus internal
- Panca Indera (S) vs Intuisi (N): cara proses informasi berdasar fakta konret atau intuisi.
- Berpikir (T) vs Perasaan (F): membuat keputusan berdasar pertimbangan logika fakta atau keyakinan pribadi.
- Penilaian (J) vs Persepsi (P): mengatur kehidupan pribadi secara terstruktur dan terencana, atau fleksibel dan terbuka dengan perubahan.
Berikut 16 tipe kepribadian menurut tes MBTI:
- ISTJ (Inspector): Praktis, dapat diandalkan, dan terorganisir. Suka aturan, prosedur, dan mekanisme jelas.
- ISFJ (Defender): Penyayang, perhatian, dan berorientasi pada kepentingan orang lain. Mengutamakan harmoni dan stabilitas.
- INFJ (Advocate): Pola pikir mendalam, idealis, dan berfokus pada kepentingan orang lain. Senang membantu orang lain mencapai potensi mereka.
- INTJ (Architect): Pribadi cerdas, berpikir logis, dan strategis. Menyukai perencanaan jangka panjang dan ide-ide kreatif.
- ISTP (Virtuoso): Praktis, mandiri, suka mencari solusi secara langsung. Suka teknologi dan dunia fisik.
- ISFP (Adventure): Sangat fleksibel dan kreatif, menyukai berbagai pengalaman baru, hidup spontan yang ditemui.
- INFP (Mediator): Idealis, empatik, dan berorientasi pada nilai-nilai. Menyukai momen pencarian makna dalam hidup dan hubungan.
- INTP (Logician): Berpikir analitis, rasional, dan terbuka terhadap ide-ide baru. Suka terhadap eksplorasi teori dan konsep abstrak.
- ESTP (Entrepeneur): Lebih enerjik, cepat tanggap, dan suka tantangan. Cenderung berfokus pada kenyataan, lebih suka memecahkan masalah secara langsung tanpa ditunda.
- ESFP (Entertainer): Pribadi ekstrovert, cerita, dan suka menjadi pusat perhatian. Sangat menikmati kehidupan dengan cara yang menyenangkan.
- ENFP (Campaigner): Kreatif, antusias, dan penuh ide. Suka membangun hubungan dan kesempatan untuk ekspresi diri.
- ENTP (Debater): Pribadi inovatif, cerdas, dan suka menguji berbagai ide. Suka terhadap tantangan intelektual dan berpikir out of the box.
- ESJT (Executive): Tegas, teroganisis, dan sangat menghargai tradisi serta prosedur yang sudah jelas.
- ESFJ (Consul): Punya jiwa sosial, empatik, dan suka membantu orang lain. Cenderung terorganisir dan sangat menjaga hubungan harmonis.
- ENFJ (Protagonist): Karismatik, pemimpin alami, suka membantu orang lain untuk berkembang.
- ENTJ (Commander): Suka memimpin dan menjadi pemimpin yang tegas, logis, dan sangat terorganisir. Fokus kepada efisiensi dan tujuan.
Editor: A. Sentosa
