Jarang Dimanfaatkan, Air Rebusan Jagung Berkhasiat Turunkan Kolesterol dan Cegah Gangguan Jantung

Jarang Dimanfaatkan, Air Rebusan Jagung Berkhasiat Turunkan Kolesterol dan Cegah Gangguan Jantung

Jagung rebus adalah salah satu sajian yang sering ditemukan di keluarga. Jagung rebus juga dapat dinikmati di kios-kios tempat wisata.

Sayangnya tidak banyak yang tahu bahwa air rebusan jagung memiliki khasiat kesehatan. Akibatnya air rebusan jagung langsung dibuang jika sesi merebus jagung telah selesai.

Penelitian berjudul Efektivitas Pemberian Air Rebusan Jagung (Zea Mays L) terhadap Profil Lipid (HDL, LDL, Kolesterol, dan Trigliserid) pada Orang dengan Obesitas dalam Pencegahan Kegawatdaruratan menunjukkan bahwa air rebusan jagung memberikan manfaat signifikan dalam menurunkan kolesterol dan trigliserida. Penelitian ini dilakukan oleh Sumarni, Supriyo, Ta’adi, dan Yuniske Penyami dari Program Studi Keperawatan Pekalongan Poltekkes Kemenkes Semarang.

Peneliti menyebutkan bahwa jagung mengandung senyawa bermanfaat seperti flavonoid, tannin, dan fitosterol yang memiliki peran penting dalam mengatur kadar kolesterol.

Flavonoid berfungsi mencegah penyempitan pembuluh darah, tannin bertindak sebagai antioksidan yang mengurangi oksidasi LDL, sementara fitosterol membantu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL. Semua senyawa ini berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular.

Berikut selengkapnya beberapa manfaat air rebusan jagung berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam Jurnal Lintas Keperawatan:

1. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat (LDL)
Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) pada kelompok yang mengonsumsi air rebusan jagung. Penurunan ini sangat signifikan, mengingat LDL berperan besar dalam penyumbatan pembuluh darah.

Kolesterol LDL yang tinggi berisiko menyebabkan penyakit jantung dan stroke. Berdasarkan data penelitian, air rebusan jagung berhasil menurunkan kadar LDL pada kelompok responden dengan obesitas, yang penting dalam mencegah penyakit kardiovaskular.

2. Meningkatkan Kadar Kolesterol Baik (HDL)
Air rebusan jagung juga terbukti membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Dalam penelitian ini, kadar HDL menunjukkan peningkatan meskipun tidak sebesar penurunan pada kadar LDL. HDL berfungsi mengangkut kolesterol jahat dari pembuluh darah kembali ke hati untuk diproses dan dibuang.

Kadar HDL yang lebih tinggi berfungsi untuk melindungi tubuh dari pengaruh buruk kolesterol jahat. Meskipun penurunan LDL lebih signifikan, peningkatan HDL menunjukkan potensi air rebusan jagung dalam memperbaiki keseimbangan lipid tubuh.

3. Menurunkan Kadar Trigliserida
Kadar trigliserida yang tinggi berisiko menyebabkan penyakit jantung. Dalam penelitian ini, kadar trigliserida pada kelompok yang mengonsumsi air rebusan jagung mengalami penurunan yang signifikan. Pengurangan trigliserida ini memberikan indikasi bahwa air rebusan jagung dapat membantu dalam mengurangi risiko terjadinya penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh trigliserida tinggi.

Penurunan ini juga menunjukkan efek positif air rebusan jagung dalam mengatur kadar lemak dalam darah.

4. Mencegah Penyakit Kardiovaskular
Dengan menurunkan kadar kolesterol total, LDL, dan trigliserida, air rebusan jagung berperan dalam mencegah risiko penyakit kardiovaskular. Penurunan tersebut penting untuk menghindari penyumbatan pembuluh darah, yang merupakan salah satu penyebab utama serangan jantung dan stroke.

Pada kelompok responden yang mengonsumsi air rebusan jagung, ditemukan penurunan signifikan dalam profil lipid yang berisiko tinggi bagi kesehatan jantung. Penurunan ini mencerminkan bahwa konsumsi air rebusan jagung berpotensi mengurangi kemungkinan terjadinya kegawatdaruratan kardiovaskular.

5. Mengurangi Risiko Obesitas dan Komplikasi Penyakit
Pada kelompok obesitas, air rebusan jagung membantu menurunkan kadar profil lipid, yang merupakan indikator penting dalam risiko penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah.

Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida, air rebusan jagung juga berperan dalam mencegah komplikasi kesehatan yang sering muncul akibat obesitas, seperti hipertensi dan penyakit jantung koroner. Penurunan kadar profil lipid ini memberikan bukti bahwa air rebusan jagung dapat digunakan sebagai bagian dari pendekatan pencegahan masalah kesehatan terkait obesitas.

Dengan mengonsumsi air rebusan jagung, risiko penyakit jantung dan stroke dapat berkurang, terutama pada individu dengan obesitas yang berisiko tinggi terhadap masalah kardiovaskular.


Editor: Kendi Setiawan
logo