Tinggal di asrama dapat menjadi pilihan bagi mahasiswa yang berkuliah di luar daerah asalnya. Namun, tinggal di asrama harus sudah dipikirkan dan dipertimbangkan dengan baik. Pasalnya, tinggal di asrama mungkin satu kamar diisi dengan banyak mahasiswa. Artinya, di antara mereka harus berbagi ruangan dan menyesuaikan diri dengan orang lain. Barang-barang yang dibawa ke asrama juga tidak sebebas dan tidak bisa sebanyak jika tinggal di kosan sendiri.
Pada prinsipnya, tinggal di asrama, seperti tinggal di kosan atau menumpang pada saudara dan kerabat, bertujuan untuk memperlancar proses perkuliahan. Oleh karena itu, semua upaya, kegiatan dan hal terkait lainnya dengan tinggal di asrama mengacu pada tujuan menempuh kuliah tersebut.
Nah, berikut ini tips bagi mahasiswa yang memutuskan memilih tinggal di asrama:
1. Pilih dan putuskan barang yang akan dibawa
Karena tinggal di asrama tidak sebebas tinggal di kosan, banyak peraturan yang wajib dipatuhi. Kegiatan sehari-hari mahasiswa diatur sejak bangun pagi, menyiapkan pergi ke kampus, sampai saat pulang malam dan tidur lagi. Penggunaan kamar pun kemungkinan besar harus berbagi dengan orang lain, meskipun ada juga yang bisa sendiri-sendiri, meskipun sangat jarang.
Untuk tinggal di asrama yang luas kamar sudah ditentukan, barang-barang bawaan harus sesuai dan tepat guna. Hal pertama yang harus dilakukan sebelum berangkat dan tinggal di asrama adalah memutuskan dan mendaftar barang apa saja yang akan dibawa. Jangan bawa barang-barang terlalu banyak, dan sampai di asrama tidak atau jarang sekali digunakan. Itu hanya akan membuat kamar asrama terasa penuh dan kurang nyaman.
2. Gunakan barang-barang ramah lingkungan
Masih terkait dengan tips pertama tentang barang yang dibawa, haruslah barang yang bermanfaat dan tentunya bersifat ramah lingkungan. Barang-barang yang digunakan tidak berbahaya untuk diri sendiri, teman, dan lingkungan sekitar. Jika mungkin ada efek dari penggunaan barang yang dibawa, diharapkan efeknya tidak berbahaya dan cepat hilang.
Untuk itu mahasiswa harus mengusahakan agar barang-barang yang digunakan tidak beracun, bersifat organik, dan terbuat dari bahan yang bisa didaur ulang. Jika kebingunan memilih barang-barang yang ramah lingkungan, perhatikanlah terlebih dahulu kemasannya sebelum membeli barang yang dibawa dan digunakan di asrama.
3. Gunakan tempat penyimpanan yang besar
Agar barang-barang yang dibawa ke asrama tidak memakan tempat dan membuat kamar terasa sempit,perlu mengggunakan tempat penyimpanan yang besar. Dengan begitu, hampir semua barang yang dimiliki bisa masuk dalam satu tempat penyimpanan.
Tempat penyimpanan besar misalnya lemari besar, koper besar, rak buku besar, dan lain-lain. Dalam satu lemari besar tentunya bisa memasukkan berbagai macam barang mulai dari pakaian, sepatu, buku, tas, koper, dan barang-barang lainnya.
4. Menjalin hubungan baik dengan teman asrama
Tinggal di asrama sangat dengan teman-teman yang baru baru mungkin saja membuat risih atau merasa kurang nyaman. Namun, ketik mulai tinggal di asrama dan harus tinggal satu kamar dengan orang lain yang baru dikenal, mulailah menjalin hubungan yang baik.
Menjalin hubungan yang baik dapat dilakukan dengan langkah seperti tidak membicarakan tentang keyakinan atau agama, karena ada beberapa orang yang tidak menyukai hal itu. Kemudian harus bisa membuang rasa saling mencurigai. Sebaliknya, dengan teman asrama perlu menjalin rasa saling percaya satu sama lain. Langkah lainnya adalah murah senyum, supel, terbuka, dan jujur, namun jangan terlalu sok akrab apalagi terkesan kepo dan ingin mencampuri urusan orang lain.
Editor: Kendi Setiawan
