Inilah Makanan dan Minuman Kesukaan Rasulullah

Inilah Makanan dan Minuman Kesukaan Rasulullah

Arina.id - Memasuki bulan Rabiul Awal, sangat tepat jika kita membincangkan tentang sisi basyariah dari Nabi Muhammad yang merupakan panutan utama bagi umat Islam. Karena setiap tindakan beliau, termasuk cara makan, minum, tidur, dan berinteraksi dengan orang lain, menjadi contoh yang layak diikuti oleh umat Islam.

Di antara salah satu kebiasaan Rasulullah adalah berkaitan dengan makanan dan minuman. Dalam kitab Minhajul Qasidin disebutkan makanan yang disukai Rasulullah:

وكان أحب الطعام إليه اللحم، ومن الشاة الكتف، ومن البقول الدباء، ومن الصبغ الخل، ومن التمر العجوة

Artinya: "Makanan yang paling disukai adalah daging, bagian dari kambing yang disukai adalah punggungnya, sayuran yang paling beliau sukai adalah labu, lauk pauk yang beliau sukai adalah cuka dan kurma yang paling beliau sukai adalah 'ajwah."

Meski makanan-makanan tersebut masuk kategori favorit, namun tidak menjadikan beliau pilih-pilih makanan. Syekh Wahbah Zuhaili dalam Tafsir Munir 7/19 menjelaskan:

وكان طعام النّبي ﷺ ما وجد، فتارة يأكل أطيب الطعام كاللحوم، وتارة يأكل أخشنه كخبز الشعير مع الملح أو الزيت أو الخل، وأحيانا يجوع وأخرى يشبع

Artinya: "Rasulullah makan hidangan yang ada; sesekali makan enak seperti daging, sesekali makan hidangan yang kasar seperti roti kering dibumbui garam serta minyak zaitun atau cuka, dan terkadang menahan lapar, terkadang kenyang."

Penjelasan Wahbah Zuhaili menegaskan bahwa Rasulullah adalah tipikal orang yang tidak pilih-pilih dalam makanana. Jika memang ada hidangan yang enak, maka beliau makan. Jika adanya yang kasar, beliau juga makan. Satu hal yang pasti, beliau tidak pernah mencaci makanan yang dihidangkan.

Sedangkan minuman yang disukai oleh Rasulullah direkam dalam hadits:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: كَانَ أَحَبُّ الشَّرَابِ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الحُلْوَ البَارِدَ

Artinya: "Diriwayatkan dari Aisyah, ia berkata: Minuman yang paling disukai Rasulullah SAW adalah yang dingin dan manis." (HR Ahmad, At-Tirmidzi, Disahihkan oleh Al-Hakim) 

Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah menyukai air dingin. Namun, air dingin yang dimaksud dalam hadits ini adalah air yang didinginkan secara alami oleh udara atau hawa malam, bukan dengan es. Ini disebut mubarrad bil hawa.

Dari sini dapat dipahami bahwa makanan dan minuman yang disukai Rasulullah bukanlah makanan minuman yang istimewa dan mahal. Beliau mengonsumsi tanpa pilih-pilih dan makan minum apa yang ada. Jika hidangan itu adanya berupa daging, maka beliau makan, jika adanya berupa roti, beliau tidak menolak. Begitu pula dengan minuman, beliau suka minuman yang dingin secara alami. Bukan minuman yang dihidangkan untuk para raja. Wallahu a'lam.


Editor: Muhammad Faizin
logo