Inilah Teks Khutbah Haji Wada Rasulullah dan Terjemahnya

Inilah Teks Khutbah Haji Wada Rasulullah dan Terjemahnya

Haji Wada ialah haji perpisahan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW pada tahun 10 hijriah. Pada pelaksanaan haji tersebut, Nabi menyampaikan sebuah khutbah yang sangat terkenal yang disebut sebagai Khutbah Haji Wada. 

Pada kesempatan kali ini kami akan persembahkan naskah teks Khutbah Haji Wada sebagaimana bagian-bagiannya dihimpun dari berbagai riwayat yang terdapat pada beragam kitab kumpulan hadits sahih seperti Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abui Dawud dan lainnya.

Naskah Khutbah Haji Wada

Sesudah Membaca Hamdalah dan ragam pujian kepada Allah SWT, Nabi yang berada di atas kendaraan beliau kemudian mengucapkan: 

أَيُّهَا النَّاسُ، اِسْمَعُوْا مِنِّي أُبَيِّنُ لَكُمْ، فَإِنِّيْ لَا أَدْرِيْ لَعَلِّيْ لَا أَلْقَاكُمْ بَعْدَ عَامِيْ هَذَا، فِيْ مَوْقِفِيْ هَذَا

أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّ دِمَاءَكُمْ، وَأَمْوَالَكُمْ، حَرَامٌ عَلَيْكُمْ إِلَى أَنْ تَلقَوْا رَبَّكُمْ، كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا، فِي شَهْرِكُمْ هَذَا، فِي بَلَدِكُمْ هَذَا، أَلَا هَلْ بلغتُ، اَلَّلهُمَّ فَاشْهَدْ

فَمَنْ كَانَتْ عِنْدَهُ أَمَانَةٌ، فَلْيُؤَدِّهَا إِلَى مَنْ اِئْتَمَنْهُ عَلَيْهَا

إِنَّ رِبَا الْجَاهِلِيَّةِ مَوْضُوْعٌ، وَإِنَّ أَوَّلَ رِبًا أَبْدَأُ بِهِ رِبَا عَمِي اَلْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِالْمُطَّلِبِ، وَإِنَّ دِمَاءَ الْجَاهِلِيَّةِ مَوْضُوْعَةٌ، وَإِنَّ أَوَّلَ دَمٌ أَبْدَأُ بِهِ دَمُ عَامِرِ بْنِ رَبِيْعَةَ بْنِ الْحَارِثِ، وَإِنَّ مَآثِرَ الْجَاهِلِيَّةِ مَوْضُوْعَةٌ، غَيْرَ السِّدَانَةِ وَالسَّقَايَةِ، وَالْعَمْدُ قَوَدٌ, وَشِبْهُ الْعَمْدِ مَا قُتِلَ بِالْعَصَا وَالْحَجَرِ، وَفِيْهِ مِائَةُ بَعِيْرٍ، فَمَنْ زَادَ، فَهُوَ مِنْ أَهْلِ الْجَاهِلِيَّةِ

أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّ الشَّيْطَانَ قَدْ يَئِسَ أَنْ يُعْبَدَ فِي أَرْضِكُمْ، وَلَكِنَّهُ قَدْ رَضِيَ أَنْ يُطَاعََ فِيْمَا سِوَى ذَلِكَ مِمَّا تَحْقَرُوْنَ مِنْ أَعْمَالِكُمْ

أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّ النَّسِيْءَ زِيَادَةٌ فِي الْكُفْرِ، وَإِنَّ الزَّمَانَ قَدْ اِسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللهُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَإِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللهِ اِثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمْ: ثَلاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ، وَوَاحِدٌ فَرْدٌ، أَلَا هَلْ بَلَّغْتُ، اَلَّلهُمَّ فَاشْهَدْ

أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّ لِنِسَائَكُمْ عَلَيْكُمْ حَقًّا، وَلَكُمْ عَلَيْهِنَّ حَقٌّ؛ أَلَا يُوطِئنَ فُرُشَكُمْ غَيْرُكُمْ، وَلاَ يُدْخِلْنَ أَحَدًا تَكْرَهُوْنَهُ بُيُوْتَكُمْ إِلَّا بِإِذْنِكُمْ، وَلَا يَأْتِيْنَ بِفَاحِشَةٍ، فَإِذَا فَعَلْنَ ذَلِكَ، فَإِنَّ اللهَ أَذِنَ لَكُمْ أَنْ تَهْجُرُوْهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ، وَتَضْرِبُوْهُنَّ ضَرْبًا غَيْرَ مُبَرِّحٍ، فَإِنْ اِنْتَهِيْنَ وَأَطَعْنَكُمْ، فَعَلَيْكُمْ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوْفِ، وَإِنَّمَا النِّسَاءَ عَوَانٍ عِنْدَكُمْ. وَلَا يَمْلِكْنَ لِأَنْفُسِهِنَّ شَيْئًا، أَخَذْتُمُوْهُنَّ بِأَمَانَةِ اللهِ، وَاسْتَحْلَلْتُمْ فُرُوْجَهُنَّ بِكَلِمَةِ اللهِ، فَاتَّقُوا اللهَ فِي النِّسَاءِ وَاسْتَوْصَوْا بِهِنَّ خَيْرًا، أَلَا هَلْ بَلَغْتُ، اَلَّلهُمَّ فَاشْهَدْ

أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ إِخْوَةٌ، وَلَا يَحِلُّ لِاِمْرِئٍ مَالُ أَخِيْهِ إِلَّا عَنْ طِيْبِ نَفْسٍ مِنْهُ، أَلَا هَلْ بَلَغْتُ، اَلَّلهُمَّ فَاشْهَدْ، فَلَا تَرْجِعُوْا بَعْدِي كُفَّارًا يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍ، فَإِنِّيْ قَدْ تَرَكْتُ فِيْكُمْ مَا إِنْ تَمَسَّكْتُمْ بِهِ لَنْ تَضَلُّوْا بَعْدَهُ؛ كِتَابُ اللهِ

أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّ رَبَّكُمْ وَاحِدٌ، وَإِنَّ أَبَاكُمْ وَاحِدٌ، كُلُّكُمْ لِآدَمَ، وَآدَمُ مِنْ تُرَابٍ، أَكْرَمُكُمْ عِنْدَ اللهِ أَتْقَاكُمْ، لَيْسَ لِعَرَبِيٍّ فَضْلٌ عَلَى عَجَمِيٌّ إِلَّا بِالتَّقْوَى، أَلَا هَلْ بَلَغْتُ، اَلَّلهُمَّ فَاشْهَدْ

أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّ اللهَ قَدْ قَسَمَ لِكُلِّ وَارِثٍ نَصِيْبَهُ مِنْ الْمِيْرَاثِ، وَلَا تَجُوْزُ لِوَارِثٍ وَصِيَّةٌ، وَلَا تَجُوْزُ وَصِيَّةٌ فِي أَكْثَرَ مِنَ الثُُّلُثِ، وَالْوَلَدُ لِلْفِرَاشِ، وَلِلْعَاهِرِ الْحَجَرُ، مَنْ اِدَّعَى لِغَيْرِ أَبِيْهِ، أَوْ تَوَلََّى غَيْرَ مَوَالِيْهِ، فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِيْنَ، لَا يَقبَلُ اللهُ مِنْهُ صَرْفًا وَلَا عَدْلاً.

Artinya: 

"Wahai manusia, dengarkanlah aku yang akan menjelaskan kepada kalian semua, karena aku tak tahu apakah aku akan bertemu dengan kalian setelah tahunku ini, di tempat ku berdiri ini.

Wahai manusia, sesungguhnya darah kalian, harta-harta kalian itu mulia hingga kalian bertemu Tuhan kalian. Semulia hari kalian ini, bulan ini, tanah ini. Apakah aku telah menyampaikannya? Ya Allah, Saksikanlah!

Barang siapa yang memiliki amanah, maka hendaknya ia menunaikannya kepada orang yang telah memberinya amanat.

Sesungguhnya praktik riba di zaman jahiliyyah (sebelum Islam) itu dihapuskan, dan sesungguhnya riba yang aku mulai (hapuskan) adalah riba pamanku Al-abbas Bin Abdul Muthalib. Sesungguhnya (pertumpahan) darah Jahiliyah itu dihapuskan, dan sesungguhnya darah pertama yang aku mulai (hapuskan pertumpahannya) adalah Amir Bin Rabi'ah Bin Al-harits. Sesungguhnya perilaku jahiliyah itu dihapuskan kecuali akad perwalian dan penyiraman. Sesungguhnya pembunuhan yang disengaja (‘amd) hukumannya balas setimpal (qishas), dan pembunuhan yang serupa sengaja (syibh ‘amd) itu seumpama pembunuhan menggunakan (pukulan) tongkat atau (lemparan) batu, dan (wajib membayar diyat) seratus ekor unta di dalamnya. Barang siapa yang menambahkannya maka dia termasuk golongan orang jahiliyah.

Wahai manusia, sesungguhnya setan telah putus asa untuk disembah di negeri kalian, tetapi ia rela untuk ditaati pada selain hal tersebut yakni perbuatan-perbuatan jelek yang kalian lakukan.

Wahai manusia, zina menambah kekafiran. Waktu berputar seperti pada hari Allah menciptakan langit dan bumi, dan jumlah bulan yang ada dalam kitab Allah SWT ada 12 bulan. 4 dari 12 adalah bulan suci (haram untuk peperangan di dalamnya), tiga di antaranya berturut-turut dan yang satu terpisah (sendiri). Maka apakah aku pernah menyampaikannya? Ya Allah, Saksikanlah!

Wahai manusia, sesungguhnya wanita kalian memiliki hak atas kalian, dan kalian juga memiliki hak atas mereka. Mereka tidak boleh membiarkan orang lain masuk ke tempat tidur kalian. Mereka tidak boleh membiarkan siapa pun yang kamu benci masuk ke rumah kalian kecuali dengan izin kalian, dan mereka tidak boleh melakukan perbuatan keji, dan jika mereka melakukan itu, maka Allah telah mengizinkan kalian meninggalkan mereka di tempat tidurmu, dan memukul mereka dengan pukulan yang tidak menyakitkan. Jika mereka menaati kalian, maka kalian wajib memberi mereka rezeki dan sandang mereka dengan jalan yang baik. Sesungguhnya, istri-istri kalian seumpama perempuan boyongan bagi kalian, mereka tidak memiliki apapun bagi diri mereka sendiri. Maka pergaulilah mereka dengan amanat Allah, dan telah kalian jaga kesucian kemaluan mereka atas nama Allah. Maka bertakwalah kepada Allah sehubungan dengan perempuan itu, dan berwasiatlah kepada mereka. Apakah aku sudah menyampaikan? Ya Allah, Saksikanlah!

Wahai manusia, sesungguhnya Muslim satu dan Muslim lainnya itu bersaudara, maka tidak halal bagi siapapun harta saudara kalian kecuali dengan kerelaan hati yang baik. Apakah aku sudah menyampaikan? Ya Allah, Saksikanlah!

Maka janganlah kalian kembali kepada kekafiran sesudahku, hingga sebagian dari kalian memenggal kepala sebagian yang lain. Sesungguhnya telah kutinggalkan untuk kalian semua sesuatu yang jika kalian berpegangan padanya maka selamanya kalian tidak akan tersesat. Yakni, Al-Qur'an.

Wahai manusia, Tuhan kalian adalah satu, dan ayah kalian adalah satu, kalian semua berasal dari Adam, dan Adam dari debu. Manusia terbaik di antara kalian ialah yang paling bertakwa. Seorang Arab tidaklah lebih baik dari Non-Arab kecuali dengan ketakwaan. Apakah aku sudah menyampaikan? Ya Allah, Saksikanlah!

Wahai manusia, Allah telah membagi kepada masing-masing ahli waris bagiannya dari warisan , dan tidak diperbolehkan bagi seorang ahli waris untuk mewariskan. Dan tidak diperbolehkan mewariskan lebih dari sepertiga, dan anak itu termasuk dalam tempat tidur, dan pezina memiliki batu, barangsiapa mengklaim selain ayahnya. Atau mengambil alih orang lain selain tuannya, maka kutukan Allah, para malaikat dan semua orang menimpanya. Allah menerimanya dengan murni atau adil.

Sesudah Nabi selesai dengan khutbah beliau, lantas beliau berkata kepada jamaah:

وَأَنْتُمْ تُسْأَلُونَ عَنِّي، فَما أَنْتُمْ قَائِلُونَ؟ قالوا: نَشْهَدُ أنَّكَ قدْ بَلَّغْتَ وَأَدَّيْتَ وَنَصَحْتَ، فَقالَ: بإصْبَعِهِ السَّبَّابَةِ، يَرْفَعُهَا إلى السَّمَاءِ وَيَنْكُتُهَا إلى النَّاسِ اللَّهُمَّ، اشْهَدْ، اللَّهُمَّ، اشْهَدْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ 

Artinya:

“Kalian semua telah ditanyai tentang aku, maka apakah yang akan kalian katakan sekarang? Jamaah menjawab: “Kami bersaksi bahwasanya engkau sungguh telah menyampaikan, menunaikan dan memberi nasihat. Nabi lantas berisyarat dengan telunjuk beliau, mengangkatnya ke atas sambil berkata: “Ya Allah, Saksikanlah! Sebanyak tiga kali”.”


Editor: Muhammad Faizin
logo