Pada bulan Oktober akan terjadi sebuah peristiwa alam yang indah yaitu Hunters Moon. Apakah Hunters Moon itu? Hunters Moon merupakan nama lain bulan Purnama Super (Supermoon) yang terjadi di pertengahan bulan Oktober, tepatnya tanggal 17 Oktober 2024 dan menjadi bulan bagi para pemburu.
Melansir dari laman Nasa Science, Pertama kali istilah Hunters Moon adalah dalam Kamus Bahasa Inggris Oxford yang muncul pada tahun 1710. Sebab sesuai kalender petani, musim dingin akan tiba dan pemburu bersiap untuk berburu.
Dalam banyak kalender tradisional berbasis bulan, bulan purnama jatuh mendekati pertengahan setiap bulan. Bulan purnama ini terjadi dekat pertengahan bulan kesembilan tahun Naga Cina dan Rabi' al-Tsani yang juga disebut Rabiʽ al-Akhir, bulan keempat tahun Islam.
Mengingat Hunters Moon adalah nama sebutan bagi bulan Purnama Super yang jatuh pada bulan Oktober, maka sangat tepat bila kita memperhatikan redaksi hadits yang mengisahkan pesan Rasulullah saat melihat bulan purnama.
Hadits ini terdapat dalam Sahih Bukhari No Indeks 539:
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا قَيْسٌ قَالَ لِي جَرِيرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ كُنَّا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ نَظَرَ إِلَى الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ فَقَالَ أَمَا إِنَّكُمْ سَتَرَوْنَ رَبَّكُمْ كَمَا تَرَوْنَ هَذَا لَا تُضَامُّونَ أَوْ لَا تُضَاهُونَ فِي رُؤْيَتِهِ فَإِنْ اسْتَطَعْتُمْ أَنْ لَا تُغْلَبُوا عَلَى صَلَاةٍ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا فَافْعَلُوا ثُمَّ قَالَ فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا
Artinya: "Musaddad telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Yahya telah menceritakan kepada kami dari Isma'il, Qais telah menceritakan kepada kami, Jarir bin 'Abdullah berkata kepadaku, "Kami sedang bersama Nabi saat beliau melihat rembulan di malam purnama. Kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya kalian akan melihat Tuhan kalian sebagaimana kalian melihat bulan purnama ini. Dan kalian tidak akan saling berdesakan dalam melihatNya. Maka jika kalian mampu untuk tidak terlewatkan melaksanakan sholat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya, maka lakukanlah, " Kemudian beliau membaca: '(Maka bertasbihlah sambil memuji Rabbmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya) ' (Qs. Qaaf: 38)."
Dan dalam hadits Sahih Bukhari No. Indeks 529, Juz 2 hlm 41 disebutkan:
عن جرير بن عبد الله قال كنا عند النبي صلى الله عليه وسلم فنظر إلى القمر ليلة يعني البدر فقال إنكم سترون ربكم كما ترون هذا القمر لا تضامون في رؤيته فإن استطعتم أن لا تغلبوا على صلاة قبل طلوع الشمس وقبل غروبها فافعلوا ثم قرأ وسبح بحمد ربك قبل طلوع الشمس وقبل الغروب قال إسماعيل افعلوا لا تفوتنكم
Artinya: "Diriwayatkan dari Jarir bin Abdullah ia berkata, kami berada di samping Nabi Muhammad, lalu beliau melihat bulan purnama, beliau bersabda: Kalian akan melihat Tuhan seperti kalian melihat bulan purnama ini, tanpa berdesakan saat melihatnya. Jadi, apabila kalian mampu untuk melakukan sholat sebelum terbitnya matahari dan tenggelamnya matahari, maka lakukanlah sholat itu. Kemudian Jarir membaca ayat wasabbih bihamdi rabbika qabla tulu'issyamsi wa qablal ghurub. Ismail berkata, lakukanlah dan jangan terputus."
Mengacu dari hadits ini, ketika terjadi fenomena bulan purnama, Rasulullah memandang bulan itu dan berkata kepada para sahabat bahwa kelak orang-orang yang mendapat anugerah dapat melihat Allah itu ibarat melihat bulan purnama ini tanpa berdesakan.
Oleh karena itu, agar dapat tergolong orang yang mendapatkan keistimewaan melihat Allah, Rasulullah berpesan kepada para sahabat untuk senantiasa menjaga sholatnya. Khususnya sholat Subuh dan sholat Asar. Sebab kedua waktu tersebut adalah waktu pergantian tugas para malaikat yang melaporkan amal ibadah seorang hamba.
Ibnu Hajar Asqalani dalam Fathul Bari juz 2, halaman 40 mengemukakan:
وخص هذين الوقتين لاجتماع الملائكة فيهما ورفعهم أعمال العباد لئلا يفوتهم هذا الفضل العظيم
Artinya: "Dua waktu Subuh dan Asar dikhususkan karena di dalam kedua waktu tersebut para malaikat berkumpul dan mengangkat amal hamba, tentu supaya keutamaan ini tidak terputus begitu saja."
Walhasil, fenomena bulan purnama memberikan pelajaran penting bagi kita semua agar menjaga sholat. Khususnya Subuh dan Asar. Sebab sholat merupakan kunci untuk dapat dengan mudah melihat Allah seperti mudahnya melihat bulan purnama. Wallahu a'lam bisshawab.
Editor: Muhammad Faizin
