Bayi Lahir Sebelum Sholat Idul Fitri, Apakah Wajib Zakat Fitrah?

Bayi Lahir Sebelum Sholat Idul Fitri, Apakah Wajib Zakat Fitrah?

Arina.id - Bulan Ramadan merupakan bulan yang berisi dua kewajiban bagi umat Islam. Pertama, wajib berpuasa selama satu bulan penuh dan kedua membayar zakat fitrah.

Zakat fitrah dalam istilah fiqih adalah zakat yang harus dikeluarkan oleh setiap orang Islam pada saat menjelang hari raya Idul Fitri. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah sebagai berikut:

 فَرَضَ رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم زَكَاةَ الفِطْرِ مِنْ رَمَضَانَ عَلَى النَّاسِ

Artinya: "Rasulullah telah mewajibkan mengeluarkan zakat fitrah (pada bulan Ramadan kepada setiap manusia)." (HR. Bukhari Muslim)

Zakat fitrah itu wajib bagi setiap orang Islam yang memiliki kelebihan makanan pokok dan dikeluarkan saat tenggelamnya matahari di hari akhir Ramadan untuk dirinya dan orang-orang yang berada dalam tanggungannya, seperti istri, anak-anaknya yang masih kecil, termasuk bayi yang lahir di hari akhir Ramadan.

Dalam kitab Nihayatuzzain I/174 disebutkan:

ويشترط في المؤدى عنه أمران: الأول الإسلام فلا تخرج الفطرة عن كافر وفي المرتد ما مر ، الثاني أن يدرك وقت وجوبها الذي هو آخر جزء من رمضان وأول جزء من شوال. فتخرج عمن مات بعد الغروب وعمن ولد قبله ولو بلحظة دون من مات قبله ودون من ولد بعده

Artinya: "Syarat orang yang dizakati fitrah: (1) Islam. Tidak boleh mengeluarkan zakat fitrah untuk orang kafir, sedangkan tentang orang murtad penjelasannya telah lewat. (2) Mendapati waktu wajibnya zakat fitrah, yakni bagian akhir dari bulan Ramadan dan bagian permulaan dari bulan Syawal. Contohnya bagian dari hari akhir bulan Ramadan adalah pukul 17.30 ini juga merupakan bagian permulaan bulan Syawal." 

Jadi, wajib mengeluarkan zakat fitrah untuk orang yang meninggal setelah terbenamnya matahari di akhir Ramadan (misalnya meninggal pukul 18.00) dan wajib pula dizakati untuk bayi yang terlahir sebelum terbenamnya matahari meskipun hidup sebentar (misalnya lahir pukul 17.00). 

Sedangkan orang yang tidak wajib dizakati fitrah adalah orang yang meninggal sebelum terbenamnya matahari akhir Ramadan (misalnya wafat pukul 17.00). Tidak wajib pula dizakati untuk bayi yang lahir setelah terbenamnya matahari akhir Ramadan (misalnya lahir pukul 18.30).

Dari sini dapat disimpulkan bahwa bayi yang lahir sebelum sholat idul fitri itu diperinci: Jika dia lahir sebelum terbenamnya matahari di akhir Ramadan, maka wajib dizakati fitrah. Jika dia lahir setelah terbenamnya matahari akhir Ramadan, misalnya lahir waktu Isya atau Subuh sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri, maka tidak wajib dizakati fitrah. Wallahu a'lam bish shawab.


Editor: Muhammad Faizin
logo