Idul Fitri Datang, Ini 10 Keutamaan Silaturahmi saat Lebaran

Idul Fitri Datang, Ini 10 Keutamaan Silaturahmi saat Lebaran

Arina.id - Perayaan lebaran Idul Fitri, terutama di Indonesia identik dengan tradisi silaturahmi saling mengunjungi sanak keluarga, tetangga maupun teman dekat. Baik hal tersebut dilakukan secara langsung offline ataupun online dengan video call meminta maaf dan saling mendoakan kebaikan.

Selain berdampak positif untuk mempererat tali persaudaraan, silaturahmi juga masih memiliki banyak keutamaan yang dapat menjadikan kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak menjadi berkah. Lantas apa saja keutamaan tersebut? simak penjelasannya!

Perintah Menyambung Tali Silaturahmi

Perintah menyambung dan mempererat tali silaturahmi sejatinya telah beberapa kali Allah singgung di beberapa ayat Al Qur’an salah satunya dalam surah Al-Hujurat ayat 10 berikut;

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya: ”Sesungguhnya orang orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah kedua saudaramu (yang bertikai) dan bertakwalah kepada allah agar kamu dirahmati”

Silaturahmi juga menjadi tolok ukur keberimanan seorang Muslim. Semakin ia menjaga tali silaturahmi semakin berkualitas pula keberimananya. Sebaliknya bila ia tidak menjaga bahkan memutus tali silaturahmi patut dipertanyakan apakah ia masih mempunyai iman.

مَن كانَ يُؤْمِنُ باللَّهِ واليَومِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ، ومَن كانَ يُؤْمِنُ باللَّهِ واليَومِ الآخِرِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ، ومَن كانَ يُؤْمِنُ باللَّهِ واليَومِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أوْ لِيَصْمُتْ

Artinya: ”Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tamunya. Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari & Muslim)

10 Keutamaan Silaturahmi saat Lebaran

Syekh Sulaiman Al Bujairimi dalam kitabnya Bujairami ‘Ala Al Khatib menjelaskan secara rinci keutamaan silaturahmi saat lebaran. Beliau menuliskan:

وَفِي ‌صِلَةِ ‌الرَّحِمِ عَشْرُ خِصَالٍ مَحْمُودَةٍ: الْأَوَّلُ: أَنَّ فِيهَا رِضَا اللَّهِ تَعَالَى لِأَنَّهُ أَمَرَ بِصِلَةِ الرَّحِمِ: الثَّانِي: إدْخَالُ السُّرُورِ عَلَيْهِمْ، وَقَدْ وَرَدَ فِي الْخَبَرِ: «إنَّ أَفْضَلَ الْأَعْمَالِ إدْخَالُ السُّرُورِ عَلَى الْمُؤْمِنِ» . الثَّالِثُ: أَنَّ فِيهَا فَرَحَ الْمَلَائِكَةِ لِأَنَّهُمْ يَفْرَحُونَ بِصِلَةِ الرَّحِمِ. الرَّابِعُ: أَنَّ فِيهَا حُسْنَ الثَّنَاءِ مِنْ الْمُسْلِمِينَ عَلَيْهِ. الْخَامِسُ: أَنَّ فِيهَا إدْخَالَ الْهَمِّ عَلَى إبْلِيسَ السَّادِسُ: أَنَّ فِيهَا زِيَادَةً فِي الْعُمْرِ. السَّابِعُ: أَنَّ فِيهَا بَرَكَةً فِي الرِّزْقِ. الثَّامِنُ: أَنَّ فِيهَا سُرُورَ الْأَمْوَاتِ لِأَنَّ الْآبَاءَ وَالْأَجْدَادَ يُسَرُّونَ بِصِلَةِ الْقَرَابَةِ. التَّاسِعُ: أَنَّ فِيهَا زِيَادَةً فِي الْمُرُوءَةِ. الْعَاشِرُ: زِيَادَةُ الْأَجْرِ بَعْدَ مَوْتِهِ لِأَنَّهُمْ يَدْعُونَ لَهُ بَعْدَ مَوْتِهِ كُلَّمَا ذَكَرُوا إحْسَانَهُ.

Dari teks ini menjalin silaturahmi memiliki sepuluh keutamaan yang sangat mulia:

  1. Mendapatkan rida Allah karena Allah memerintahkan untuk menyambung tali silaturahmi.
  2. Membahagiakan keluarga dan kerabat, sebab dalam sebuah hadits disebutkan bahwa salah satu amalan terbaik adalah membuat seorang mukmin bahagia.
  3. Menyenangkan para malaikat
  4. Mendapatkan pujian dari sesama Muslim, orang yang menjaga silaturahmi biasanya dikenal sebagai pribadi yang baik.
  5. Membuat Iblis bersedih, sebab tujuan utama iblis adalah agar manusia saling bermusuhan.
  6. Memperpanjang umur
  7. Mendatangkan keberkahan dalam rezeki, sehingga hidup lebih berkecukupan dan penuh kemudahan.
  8. Membahagiakan orang-orang yang telah meninggal, sebab para leluhur akan senang jika keturunannya tetap menjaga hubungan keluarga.
  9. Meningkatkan akhlak dan kehormatan
  10. Mendapatkan pahala yang terus mengalir setelah meninggal, sebab keluarga yang ditinggalkan akan selalu mengingat kebaikannya dan mendoakannya.

Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bish shawab.


$data['detail']->authorKontri->kontri

Ahmad Yaafi Kholilurrohman
Penikmat Insight Keislaman, Alumni Ma'had Aly Situbondo, Jawa Timur


Editor: Muhammad Faizin
logo