Arina.id -- Rutin berolahraga atau melakukan aktivitas fisik, menjadi salah satu cara paling sederhana untuk menjaga agar tubuh tetap sehat.
Selain bagus untuk kekuatan otot, rutin berolahraga juga punya dampak positif untuk mengelola kadar gula darah. Hal ini penting, lantaran terkait langsung dengan penyerapan nutrisi untuk tubuh.
Namun demikian dampak olahraga terhadap kadar gula darah, dapat lebih dimaksimalkan dengan turut memperhitungkan soal waktu berolahraga.
Mengacu laporan yang disebutkan Eating Well, pada Sabtu (18/1/2025). Hasil studi mengungkapkan waktu terbaik berolahraga untuk mendapat manfaat maksimal terhadap kadar gula darah, bisa dilakukan pada rentang sore hingga malam hari.
Studi tersebut terdapat dalam jurnal Diabetologia, yang diterbitkan pada 2022. Penelitian tersebut dilakukan oleh Tim Epidemiologi Obesitas Belanda (NEO), dengan 775 peserta yang mempunyai gaya hidup sedentari atau kurang sehat.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa peserta yang berolahraga pada sore hari cenderung mengalami penurunan resistensi insulin sebesar 18 persen. Sementara yang berolahraga malam hari penurunan resistensi insulin mencapai 25 persen.
Lalu bagi mereka yang melakukan aktivitas fisik pada pagi hari mendapat angka yang tidak signifikan, dalam menurunkan resistensi insulin maupun kadar lemak hati.
Studi ini masih memerlukan penelitian lanjutan, akan tetapi secara umum diketahui bahwa berolahraga pada sore dan malam hari dapat memberikan manfaat lebih maksimal terhadap kadar gula darah.
Aktivitas olahraga rutin bisa dilakukan dengan sederhana, seperti: lari kecil, berjalan kaki, berenang, maupun bersepeda.
Jika dilakukan secara rutin berolahraga secara teratur dapat memberikan banyak dampak positif bagi tubuh, seperti:
- Mengendalikan kadar gula darah
- Membentuk masa otot
- Menjaga berat badan ideal
- Menurunkan resistensi insulin
- Melancarkan peredaran darah
- Menyehatkan jantung
- Mengurangi stres
- Membantu tidur lebih baik
- Meningkatkan daya tahan tubuh
Editor: A. Sentosa
