Wisata Akhir Tahun 2024 ke Taman Margasatwa Ragunan, Ini Harga Tiketnya

Wisata Akhir Tahun 2024 ke Taman Margasatwa Ragunan, Ini Harga Tiketnya

Jakarta, Arina.id -- Mengisi masa liburan akhir tahun 2024 atau periode Nataru (Natal 2024 dan Tahun Baru 2025) bisa dilakukan dengan mengunjungi obyek wisata, salah satunya ke Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan.

Endah Rumiyati selaku Kepala Unit Pelaksana Taman Margasatwa Ragunan memperkirakan lokasi wisata unggulan di Jakarta Selatan itu bakal dipadati hingga puluhan ribu pengunjung pada periode Nataru 2024/2025.

"Kami menargetkan pengunjung libur Natal tahun ini sebesar 60.000, dan Tahun Baru 80.000 pengunjung," terang Endah Rumiyati dikutip dari Antaranews.

Sebagai perbandingan, jumlah pengunjung Kebun Binatang Ragunan ketika perode Natal 2023 lalu mencapai 66.241 orang. Sementara saat Tahun Baru 2024 tembus hingga 119.475 pengunjung.

Aneka persiapan sudah diagendakan pengelola Ragunan untuk menyambut musim libur akhir tahun 2024. Tahun ini Taman Margasatwa Ragunan mengambil tema "Sinergi dalam harmoni kelestarian satwa menuju kota global".

"Tema tersebut menggarisbawahi pentingnya upaya pelestarian flora dan fauna seiring dan selaras dengan transformasi Jakarta menjadi kota global," ucap Endah.

Pengelola Taman Margasatwa Ragunan berkomitmen berkomitmen untuk senantiasa menjaga harmoni dengan alam, sekaligus memberikan edukasi yang bermanfaat kepada masyarakat luas.

Berwisata ke Bonbin Ragunan terbilang mudah. Masyarakat dapat membeli tiket masuk Ragunan via online, menggunakan aplikasi Taman Margasatwa Ragunan. Aplikasi tersebut diunduh via Play store dan App Store.

Pembayaran tiket masuk wajib menggunakan Kartu Jakcard Bank DKI, tersedia 2 versi yakni: Rp.45,000 dan Rp.75,000. Kartu tersebut dapat dibeli di semua loket Kebun Binatang Ragunan, dengan isi saldo minimal Rp10.000.

Taman Margasatwa Ragunan merupakan salah satu obyek wisata unggulan di Jakarta Selatan. Ragunan kerap menjadi destinasi wisata favorit masyarat saat memasuki perode musim liburan.

Taman Margasatwa Ragunan sejatinya sudah berdiri sejak zaman kolonial Belanda pada 1864 silam, dengan nama Planten en Dierentuin.

Mulai tahun 1949 atau selepas Indonesia Merdeka, namanya kemudian diubah menjadi Kebun Binatang Cikini.

Tahun 1964, pada era Gubernur Jakarta Dr. Soemarno, dibentuk Badan Persiapan Pelaksanaan Pembangunan Kebun Binatang, untuk pemindahan dari Jl. Cikini Raya no 73 ke Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Tahun 1966 Kebun Binatang Ragunan pertama kali dibuka, dan menjadi tempat perlindungan untuk bermacam spesies satwa, serta sebagai fasilitas pendidikan dan wisata. Taman Margasatwa Ragunan kemudian digunakan dengan referensi nama daerah lokasi kebun binatang ini berada.   

Tahun 2010 Taman Margasatwa Ragunan memperluas area hingga 147 hektar, serta menambah sejumlah koleksi satwa baru baik dari dalam maupun luar negeri. Saat ini Ragunan memiliki koleksi 2.101 ekor satwa dari 220 jenis spesies.


Editor: A. Sentosa
logo