BMKG Ingatkan Banjir Rob di 11 Wilayah dan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter, Kamis 15 Oktober 2026

BMKG Ingatkan Banjir Rob di 11 Wilayah dan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter, Kamis 15 Oktober 2026

Jakarta, Arina.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada Kamis (15/10/2026). Masyarakat pesisir juga diminta mewaspadai potensi banjir pesisir di 11 wilayah akibat kondisi pasang air laut.

Prakirawan BMKG Henokhvita menjelaskan, gelombang tinggi berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat.

“Bagi para nelayan dan masyarakat pengguna transportasi laut, waspadai gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter,” ujar Vita dalam tayangan informasi cuaca BMKG yang berlaku untuk Kamis (15/10/2026).

Selain gelombang tinggi, BMKG mengingatkan potensi banjir pesisir atau banjir rob di Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Maluku.

Vita mengimbau masyarakat pesisir menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut. Nelayan dan pengguna transportasi laut juga perlu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan perjalanan.

Di sisi lain, BMKG memprakirakan daerah perlambatan dan pertemuan angin terbentuk di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

Daerah perlambatan angin diprakirakan terbentuk di Sumatera Selatan, Riau, Bengkulu, Selat Karimata, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua.

Sementara itu, daerah pertemuan angin berpotensi terbentuk di perairan barat Bengkulu, Selat Karimata, Laut Jawa, Laut Sulu, Selat Makassar bagian selatan, Laut Arafura, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Papua.

BMKG juga meminta pengguna transportasi udara mewaspadai awan cumulonimbus di Aceh, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Masyarakat diminta mengikuti informasi terbaru dari bandara dan maskapai penerbangan.

Secara umum, cuaca kering masih mendominasi sejumlah wilayah Indonesia. Meski demikian, hujan lebat tetap berpotensi terjadi secara lokal.

Berdasarkan data pada laman BMKG pada periode 13 – 15 Oktober 2026, cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat, Kep. Riau, Jambi, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut: Adapun status siaga atau hujan lebat – sangat lebat berpotensi terjadi di Sumatera Utara untuk periode tersebut.

Kemudian, angin Kencang: Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Papua Selatan.

BMKG turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diimbau menyesuaikan aktivitas serta perjalanan dengan kondisi cuaca dan memantau informasi melalui kanal resmi BMKG.


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo