Survei: Persoalan Ekonomi dan MBG Sumbang Ketidakpuasan Publik Pada Pemerintah Prabowo-Gibran

Survei: Persoalan Ekonomi dan MBG Sumbang Ketidakpuasan Publik Pada Pemerintah Prabowo-Gibran

Jakarta, Arina.id—Persoalan daya beli, harga, dan lapangan kerja menjadi salah satu alasan ketidakpuasan publik terhadap kinerja dua tahun pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Laporan survei nasional Indopol Survey & Consulting periode Oktober 2026 diterima Arina pada Senin (19/10/2026) mencatat, isu ekonomi menyumbang 27,8 persen dari alasan ketidakpuasan responden terhadap pemerintah.

Dalam laporan yang sama, program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi alasan ketidakpuasan terbesar secara individual, yakni 22,8 persen. Responden menilai program itu tidak tepat sasaran atau bermasalah dalam pelaksanaannya.

Meski MBG menjadi program yang mendominasi ingatan publik dengan presentase (41,7 %) disusul program Cek Kesehatan Gratis (8,5 %), Koperasi Desa Merah Putih (6,1%), Sekolah Rakyat (5,6 %).

Alasan lainnya adalah kabinet yang dinilai terlalu gemuk, dengan persentase 11 persen. Indopol merekomendasikan agar pemerintah membenahi MBG secara terbuka.

"Perkuat ketepatan sasaran dan kualitas pelaksanaan MBG, lalu komunikasikan perbaikannya secara transparan agar program andalan tidak berbalik menjadi sumber kekecewaan," tulis survei Indopol.

Survei tersebut dilakukan secara daring pada 13–17 Oktober 2026 terhadap 1.000 responden data bersih di 38 provinsi dan 18 pertanyaan, survei daring (online).


Editor:
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo