Doa Agar Hati dan Cinta Tertuju pada Orang yang Tepat

Doa Agar Hati dan Cinta Tertuju pada Orang yang Tepat

Arina.id - Dikala hati mulai jatuh cinta kepada seseorang, terkadang muncul rasa takut. Terutama bagi mereka yang pernah merasakan pahitnya episode percintaan seperti ditolak, diselingkuhi, bahkan dikhianati. Luka masa lalu itu kemabli membuat kita khawatir dan acapkali bertanya dalam benak hati, “Apakah dia akan sama seperti cintaku yang sebelumnya?”

Bagi yang baru pertama kali merasakan cinta pun, pasti muncul rasa ragu. Apakah dia orang yang tepat atau hanya sekadar pelampiasan nafsu sesaat? Perasaan ragu dan waswas seperti ini wajar. Namun, dalam Islam, kita diajarkan untuk tidak hanya mengikuti kata hati, tetapi juga memohon petunjuk kepada Allah agar cinta kita tertuju pada orang yang tepat.

Sejatinya, cinta yang benar adalah cinta yang membawa kita pada kebaikan dan keberkahan hidup.

Dalam literatur hadits, Rasulullah SAW pernah bersabda tentang sebuah doa yang dahulu dibaca oleh Nabi Dawud AS. Dari makna doa tersebut, kita dapat menggunakannya ketika sedang jatuh cinta kepada seseorang, agar cinta kita tertuju pada orang yang tepat.

Berikut doanya:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَالْعَمَلَ الَّذِى يُبَلِّغُنِى حُبَّكَ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حُبَّكَ أَحَبَّ إِلَىَّ مِنْ نَفْسِى وَأَهْلِى وَمِنَ الْمَاءِ الْبَارِدِ

Allahumma innii as’aluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka wal ‘amalal-ladzii yubbaligunii hubbaka. Allahummaj’al hubbaka ahabba ilayya min nafsii wa ahlii wa minal-maa’il-baarid.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu cinta-Mu, cinta orang-orang yang mencintai-Mu, dan amal perbuatan yang dapat mendekatkanku pada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu lebih aku cintai daripada diriku sendiri, keluargaku, dan air yang dingin.” (HR. Tirmizi)

Agar doa ini lebih mustajab, sebaiknya dipanjatkan pada waktu-waktu yang penuh keberkahan, seperti sepertiga malam terakhir, di antara azan dan iqamah, atau setelah sholat fardu. Harapannya tentu agar kita jatuh cinta kepada orang yang tepat, yang kelak akan menjadi pasangan hidup dalam pernikahan yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Karena itu, ketika kamu sudah melantunkan doa ini dan di masa ta’aruf ternyata hubungan tersebut berakhir sebelum sampai pada jenjang pernikahan, janganlah marah, stres, atau putus asa. Justru bersyukurlah, karena itu tanda bahwa menurut Allah, orang yang kamu cintai bukanlah pilihan yang tepat bagimu. Allah sedang menyiapkan seseorang yang jauh lebih baik untuk hidupmu di dunia dan akhirat.

Ingatlah, ketika doa telah dipanjatkan dengan penuh harap, maka apapun hasilnya itulah keputusan terbaik dari Allah, Tuhan yang Maha Mengetahui segalanya.

وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَࣖ

Artinya: ”Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”(QS Al-Baqarah ayat 216). Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bish shawab.


$data['detail']->authorKontri->kontri

Ahmad Yaafi Kholilurrohman
Penikmat Insight Keislaman, Alumni Ma'had Aly Situbondo, Jawa Timur


Editor:
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo