Arina.id – Umat Islam yang menunaikan ibadah haji dan umrah tidak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi kota Madinah. Pasalnya, di kota suci ini terdapat sejumlah tempat bersejarah yang memiliki makna spiritual mendalam, di antaranya adalah Masjid Nabawi dan makam Rasulullah.
Mengingat pentingnya tempat-tempat tersebut, jemaah haji atau umrah yang mengunjungi kota Madinah, Masjid Nabawi, dan makam Rasulullah dianjurkan untuk berdoa di sana. Mengutip keterangan dalam buku Dzikir dan Doa Manasik Haji dan Umrah (Jakarta, Kemenag RI: 2023/142-146), ada bacaan doa yang bisa dibaca umat Islam ketika mengunjungi Madinah, Masjid Nabawi, dan makam Rasulullah.
Doa Masuk Madinah
Ketika jamaah haji atau umrah mulai memasuki kota Madinah, dianjurkan untuk membaca doa keselamatan, sebagaimana berikut:
اَللَّهُمَّ هٰذَا حَرَمُ رَسُوْلِكَ، فَاجْعَلْهُ وِقَايَةً لِيْ مِنَ النَّارِ وَأَمَانَةً مِنَ الْعَذَابِ وَسُوْءِ الْحِسَابِ
Allâhumma hâdzâ ḫaramu rasûlika, faj‘alhu wiqâyatan lî minan-nâr wa amânatan mina al-‘adzâbi wa sû’il-ḫisâb
Artinya: “Ya Allah, negeri ini adalah tanah haram Rasul-Mu, jadikanlah penjaga bagiku dari siksa neraka, dan pengaman dari siksa dan buruknya perhitungan amal.”
Doa Masuk Masjid Nabawi
Masjid Nabawi adalah masjid kedua yang dibangun oleh Nabi Muhammad setelah Masjid Quba. Bagi jemaah haji atau umrah yang masuk ke dalam masjid ini dianjurkan untuk membaca doa berikut:
بِسْمِ اللهِ وَعَلَى مِلَّةِ رَسُوْلِ اللهِ ، رَبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لىِ مِنْ لَدُنْكَ سُلْطاَناً نَصِيْراً
Bismillâhi wa ‘alâ millati rasûlillâh, rabbi adkhilnî mudkhala shidqin wa akhrijnî mukhraja shidqin waj‘al lî min ladunka sulthânan nashîrâ.
Artinya: “Dengan nama Allah dan demi agama Rasulullah SAW. Ya Tuhanku, masukkan aku ke tempat masuk yang benar, dan keluarkan (pula) aku ke tempat keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang dapat menolong (ku).”
Doa Salam di Makam Rasulullah
Saat berada di Masjid Nabawi, jemaah haji atau umrah dianjurkan untuk berziarah ke makam Rasulullah yang lokasinya berada di area masjid tersebut. Adapun doa yang bisa dibaca adalah sebagaimana berikut:
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَارَسُوْلَ اللهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا نَبِيَّ اللهِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا أَمِيْنُ، اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا حَبِيْبَ اللّٰهِ، اَلسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا صَفْوَةَ اللّٰهِ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهِ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَاَشْهَدُ أَنَّكَ عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَأَمِيْنُهُ وَصَفِيُهُ وَخِيَرَتُهُ مِنْ خَلْقِهِ وَأَشْهَدُ أَنَّكَ قَدْ بَلَّغْتَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّيْتَ الأَمَانَةَ وَنَصَحْتَ الْأُمَّةَ وَجَاهَدْتَ فِي اللّٰهِ حَقَّ جِهَادِهِ. اَللّٰهُمَّ أُتِهِ الوَسِيْلَةَ وَالفَضِيْلةَ وَالدَّرَجَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِي وَعَدْتَهُ وَاَتِهِ نِهَايَةَ مَا يَنْبَغِي أَنْ يَسْأَلَهُ السَّائِلُوْنَ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ المِيْعَادَ
As-salâmu ‘alayka yâ Rasûlallâh, as-salâmu ‘alayka yâ Nabiyyallâh, as-salâmu ‘alayka yâ Amîn, as-salâmu ‘alayka yâ Ḥabîballâh, as-salâmu ‘alayka yâ shafwatallâh. Asyhadu allâ ilâha illallâh waḫdahu lâ syarîka lah, wa asyhadu annaka ‘abduhu wa rasûluhu wa amînuhu wa shafiyyuhu wa khîyaratuhu min khalqihi, wa asyhadu annaka qad ballaghtar-risâlata wa addaytal-amânata wa nashaḫtal-ummata wa jâhadta fîllâhi ḫaqqa jihâdihi. Allâhumma atihil-wasîlata wal-fadlîlata wad-darajatar-rafî‘ata wab‘atshu maqâman maḫmûdan alladzî wa‘adtahu wa atihi nihâyata mâ yanbaghî ay- yas’alahuss-sâ’ilûn, innaka lâ tukhliful-mî‘âd.
Artinya: “Salam sejahtera atasmu wahai Rasulullah. Salam sejahtera untukmu wahai Nabi Allah. Salam sejahtera atasmu wahai al-Amin, pribadi yang terpercaya. Salam sejahtera atasmu wahai kekasih Allah, Salam sejahtera bagimu wahai makhluk pilihan Allah. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa engkau adalah hamba-Nya dan Rasul-Nya, kepercayaan-Nya kekasih-Nya dan pilihan-Nya di antara makhluk-Nya. Aku bersaksi, sungguh engkau telah menyampaikan risalah, menunaikan amanat, memberi nasihat kepada umat, dan berjihad di jalan Allah dengan sungguh-sungguh. Yang Allah, berikan hak menjadi wasilah, kemuliaan dan martabat yang tinggi serta bangkitkan ia di tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan, dan berikan dia karunia tertinggi yang pantas diberikan pada orang-orang yang memohon, sungguh Engkau tidak akan mengingkari janji.”
Demikian doa yang bisa dibaca saat jemaah haji atau umrah mengunjungi kota Madinah, Masjid Nabawi, dan makam Rasulullah. Dengan mengunjungi dan berdoa di tempat-tempat tersebut diharapkan bisa mendapatkan keberkahan serta keselamatan di dunia dan akhirat.
Editor:


