Yogyakarta, Arina.id—Sebanyak 300 santri Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad Wonosari mengikuti Gerakan Bersih Pantai di Pantai Sepanjang, Gunungkidul. Kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian road to Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Para santri melakukan aksi bersih-bersih dengan memungut berbagai jenis sampah yang ditemukan di sepanjang kawasan pantai. Salah satu peserta, Aqil Mukhtar, santri kelas 12 MA Darul Qur’an, terlihat antusias mengikuti kegiatan.
Ia bersama santri lainnya menyusuri kawasan pantai dan memungut sampah yang berserakan untuk kemudian dikumpulkan di tempat yang telah ditentukan.
Humas Darul Qur’an, Ustaz Bahri Nur Fata, S.Pd.I, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para santri.
“Kami ingin mengajarkan pada murid-murid kami bahwa merawat, menjaga alam dan lingkungan seperti dengan membersihkan pantai hari ini adalah termasuk dari kesalehan, yaitu kesalehan ekologis,” kata Ustaz Bahri dalam keterangan diterima Arina.id di Jakarta, Senin 12 Oktober 2026.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat membentuk karakter santri yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Santri juga diajak membangun hubungan yang baik antara manusia dan alam atau hablum minal 'alam.
“Sehingga santri-santri DQ juga mempunyai karakter santri yang dapat membangun relasi yang baik antara manusia dengan alam semesta atau hablum minal 'alam,” ujarnya.
Bahri menambahkan, Gerakan Bersih Pantai tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan Darul Qur’an dalam menyambut Hari Santri Nasional 2026.
Kegiatan bersih pantai ini menjadi bagian dari upaya Darul Qur’an memaknai HSN dengan menanamkan semangat kepedulian, pengabdian, dan kebermanfaatan santri bagi masyarakat serta lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, para santri diharapkan tidak hanya memahami nilai kepedulian terhadap lingkungan secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Editor: Suci


