Dark
Light
Dark
Light

Kepala BP Haji Minta Indonesia Adaptif Menyempurnakan Sistem Penyelenggaraan Haji

Kepala BP Haji Minta Indonesia Adaptif Menyempurnakan Sistem Penyelenggaraan Haji

Jakarta, Arina.id - Pemerintah Arab Saudi terus bergerak melakukan transformasi layanan ibadah haji, salah satunya melalui program Saudi Vision 2030. Oleh sebab itu, Indonesia didorong terus beradaptasi dengan program yang digagas pemerintahan kerajaan Saudi tersebut.

Seperti disampaikan Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochammad Irfan Yusuf, penting bagi Indonesia untuk adaptif dan segera menyempurnakan sistem penyelenggaraan haji. Transformasi tersebut meliputi modernisasi infrastruktur, digitalisasi sistem layanan, dan efisiensi manajemen jamaah secara internasional.

"Kita semua menyaksikan bagaimana Pemerintah Arab Saudi terus bergerak cepat melakukan transformasi layanan haji dan umrah secara besar-besaran sebagai bagian dari visi Saudi Vision 2030," ujar Irfan Yusuf saat Rakornas Konsolidasi Penyelenggaraan Haji 2025 di Asrama Haji Bekasi, Rabu 24 April 2025.

Irfan menjelaskan, langkah progresif ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi Indonesia untuk meningkatkan kualitas layanan haji. Momentum itu, ia melanjutkan, harus betul-betul dimanfaatkan dengan membangun sistem layanan yang lebih efisien dan adaptif

"Layanan harus mampu menyamai standar global, namun tetap berakar pada nilai dan pengabdian," katanya di sela acara Rakornas yang juga dihadiri Menteri Agama dan pejabatnya.

Dalam konteks global ini, Irfan mengingatkan kalau jamaah calon haji Indonesia berasal dari latar belakang sangat beragam, baik dari segi usia, budaya, literasi, hingga kondisi kesehatan. Karena itu, profesionalisme dalam seluruh rantai proses penyelenggaraan haji sangat dibutuhkan.

Irfan Yusuf menyoroti pentingnya peran strategis para Kepala Kanwil, Kepala Bidang, dan Kepala Seksi Haji sebagai garda terdepan pelayanan.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi seluruh jajaran Kementerian Agama dan pihak terkait yang telah bekerja tanpa lelah dalam merancang berbagai inovasi pelayanan.

"Apa yang telah disusun bukan semata susunan program, tetapi ikhtiar mulia demi keselamatan jamaah dan tanggung jawab publik yang tinggi," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Gus Irfan itu menegaskan dukungan penuh BP Haji terhadap seluruh agenda strategis Kementerian Agama dalam penyelenggaraan Haji 1446 H/2025 M, baik di tanah air maupun di Tanah Suci.

Dukungan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan amanah Perpres Nomor 154 Tahun 2024 tentang peran BP Haji.

"Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta rakernas untuk memanfaatkan forum ini secara maksimal, menjadikannya ruang strategis untuk merumuskan terobosan, menyempurnakan sistem, dan menyatukan langkah demi menghadirkan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah," kata Irfan.


Editor: Muhammad Taufiq
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo