Dark
Light
Dark
Light

Kemenag Resmikan Satgas Safe Santri, Upaya Lindungi Pesantren Aman dari Kekerasan

Kemenag Resmikan Satgas Safe Santri, Upaya Lindungi Pesantren Aman dari Kekerasan

Jakarta, Arina.id—Bertepatan Hari Santri 2026, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar meresmikan Satuan Tugas (Satgas) Safe Santri di Jakarta, Kamis (22/10).

"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya luncurkan Satuan Tugas Safe Santri. Semoga langkah ini menjadi ikhtiar nyata untuk menghadirkan pesantren yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh santri,” ujar Nasaruddin.

Satgas ini bertujuan sebagai upaya mewujudkan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Selain meluncurkan Satgas Safe Santri, Kemenag menyiapkan lima program prioritas Ditjen Pesantren. Program tersebut meliputi Safe Santri, penguatan rekognisi ijazah, pesantren adaptif dan mandiri, Santri 5.0, serta dakwah digital.

Program Safe Santri diarahkan untuk memperkuat perlindungan santri dan menciptakan lingkungan pesantren yang bebas dari kekerasan. Sementara itu, penguatan rekognisi ijazah ditujukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi dan peluang karier bagi lulusan pesantren.

Adapun program Pesantren Adaptif dan Mandiri mendorong penguasaan teknologi digital serta penguatan kemandirian ekonomi lembaga pesantren. Melalui program Santri 5.0, Kemenag juga berupaya mencetak santri yang memiliki pemahaman agama sekaligus keterampilan di bidang sains dan teknologi.

Sementara itu, program Dakwah Digital diarahkan untuk menghadirkan konten dakwah pesantren yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan ruang publik digital.

Menag menyebut penguatan pesantren juga didukung oleh pembentukan Ditjen Pesantren di lingkungan Kemenag melalui Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2026.

Menurutnya, pembentukan direktorat jenderal tersebut merupakan bentuk pengakuan dan komitmen negara dalam mendukung perkembangan pesantren.

“Langkah bersejarah ini adalah bentuk kecintaan, rekognisi, afirmasi, dan pelembagaan komitmen negara agar pesantren serta santri mendapatkan fasilitas penuh untuk terus tumbuh berdaya dan memimpin peradaban,” tegasnya.


Editor: Suci
Al-Quran Digital

Berita Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo