Dark
Light
Dark
Light

Alam Pikir Faisal Ali Hasyim Menakhodai Itjen Kemenag

Alam Pikir Faisal Ali Hasyim Menakhodai Itjen Kemenag

Ibarat perusahaan, audit internal penting dilakukan untuk memastikan “mesin” organisasi tetap sehat sehingga operasionalisasinya maksimal. Dampaknya tentu agar penjualan naik, laba usaha naik, kapitalisasi saham otomatis juga naik. Sebuah konsep sederhana namun implementasinya tidak sederhana. Jadi audit internal ini penting untuk membantu manajemen organisasi dalam memberikan pertanggungjawaban efektif serta menguatkan keyakinan manajemen untuk melakukan perbaikan sistem secara keseluruhan.

Gambaran sederhana fungsi audit internal pada perusahaan tersebut serupa dengan fungsi audit internal di birokrasi pemerintahan, tidak terkecuali Kementerian Agama. Dan tugas audit internal ini melekat pada Inspektorat Jenderal (Itjen) kementerian tersebut. Mereka harus memastikan kerja organisasi dalam hal business process-nya bergerak sesuai dengan rambu-rambu regulasi yang sudah ditetapkan. Sehingga dalam sehari-hari tugas para auditor ini tidak melenceng dari fungsi-fungsi pengawasan; mengaudit pekerjaan dan anggaran. 

Namun Faisal Ali Hasyim mengejawantahkan fungsi Inspektorat ini lebih dari sekadar fungsi pengawasan. Menurut dia, Itjen harus bisa memberikan nilai tambah (value add) bagi institusi, sebagaimana fungsi audit internal dalam perusahaan. Karena itu perubahan kerja auditor juga harus berubah. Misalnya, dari yang semula kerja-kerja tim lebih heavy (berat) karena menitikberatkan pada fungsi pengawasan semata; semacam watchdog, maka sekarang harus diperluas definisinya pada fungsi preventif atau pencegahan. Ini misalnya pelayanan konsultasi, yaitu fungsi pendampingan bagi aparatur sipil kementerian (ASN), kemudian memberikan semacam early warning atau sinyal-sinyal risiko di lingkungan mereka bekerja. 

 

Oleh sebab itu, menurut Faisal, auditor Itjen harus memiliki kemampuan manajemen risiko, mulai dari skill mengidentifikasi potensi risiko berbahaya saat menyusun sebuah kebijakan sekaligus memitigasi ancaman-ancamannya. Faisal tidak hanya berwacana semata, namun juga mengaplikasikannya dalam kerja sehari-hari, terutama saat menakhodai Itjen Kementerian Agama selama dua tahun belakangan ini. Bagaimana cara implementasinya? Semua dituangkan dalam buku “Alam Pikir Faisal Ali Hasyim Menakhodai Itjen Kemenag.”

Pembaca akan diajak menyelami berbagai kontribusi dan langkah-langkah strategis yang telah diambil Faisal ketika membawa Kementerian Agama menuju sistem birokrasi lebih bersih, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Reformasi yang dilakukan oleh Faisal tidak hanya mencapuk aspek struktural saja, melainkan juga mencakup pembenahan dalam aspek kultural, misalnya membangun budaya kerja yang sehat, lebih efektif dan efisien.

=================

Judul: Alam Pikir Faisal Ali Hasyim: Menahkodai Itjen Kemenag 
Penulis: Muhammad Taufiq, dkk  

ISBN : (masih dalam proses)
 
Cover : soft cover
 
Halaman : 
ix+177 hlm.
Ukuran : 14 x 21 cm
Genre: Nonfiksi 
Penerbit: PT Arina Jejaring Media
 


Editor: Muhammad Zunus

Buku Lainnya

Terbaru Lainnya

logo