Dalam metode rukyat, kemunculan hilal atau bulan sabit muda dinilai sangat penting karena akan menentukan awal bulan Hijriyah. Mengingat hal tersebut, kemunculan dan terlihatnya hilal sangat dinanti oleh umat Islam, apalagi saat menjelang bulan Ramadhan dan Syawal tiba.
Bagi umat Islam yang berhasil melihat hilal, dianjurkan untuk membaca doa sebagaimana telah diajarkan oleh Rasulullah. Dijelaskan Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar, ia meriwayatkan dalam Musnad Ad-Darimi dan At-Tirmidzi dari Talhah bin Ubaidillah bahwasanya jika Rasulullah melihat hilal, beliau mengucapkan doa berikut ini:
اَللّٰهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِاليُمْنِ وَالإِيْمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللهُ
Allâhumma ahillahu ‘lainâ bilyumni wal îmâni was salâmati wal islâmi rabbî wa rabbukallaah.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah bulan sabit (hilal) ini sebagai anugerah kepada kami, dan juga iman, keselamatan, serta Islam. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah." Imam Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan. (Imam Nawawi, Al-Adzkar [Beirut: Dar Ibn Hazm, 2004], halaman 328).
Selanjutnya, Imam Nawawi meriwayatkan dalam Musnad ad-Darimy, dari Ibnu Umar, dia berkata: Jika Rasulullah Saw, melihat bulan sabit beliau membaca doa ini:
اَللهُ أَكْبَرُ ، اَللّٰهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيْمَانِ ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ وَالتَّوْفِيْقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللَّهُ
Allâhu akbar, allâhumma ahillahu ‘lainâ wal îmâni was salâmati wal islâmi wat taufîqi limâ tuḫibbu wa tardla rabbunâ wa rabbukallâh.
Artinya: “Allah Maha Besar, Ya Allah jadikanlah bulan sabit membawa keamanan, keimanan, keselamatan, dan taufiq kepada kami sesuai dengan apa yang Engkau sukai dan Engkau ridhai. Tuhan kami dan Tuhanmu (hilal) adalah Allah."
Imam Nawawi juga meriwayatkan dalam kitab Sunan Abu Dawud, dari Qatadah, ia mengatakan bahwa sesungguhnya jika Nabi Saw, melihat bulan sabit beliau mengucapkan:
هِلَالُ خَيْرٍ وَرُشْدٍ هِلَالُ خَيْرٍ وَرُشْدٍ هِلَالُ خَيْرٍ وَرُشْدٍ آمَنْتُ بِاللهِ الَّذِي خَلَقَكَ
Hilâlu khairin wa rusydin hilâlu khairin wa rusydin hilâlu khairin wa rusydin, âmantu billâhil ladzî khalaqaka.
Artinya: “Hilal yang baik dan memberi petunjuk, hilal yang baik dan memberi petunjuk, hilal yang baik dan memberi petunjuk, aku beriman kepada Allah yang menciptakanmu (hilal)."
Itulah doa yang dibaca ketika seseorang melihat hilal atau bulan sabit muda di awal bulan Hijriyah. Diharapkan dengan membaca doa tersebut bisa membawa kebaikan dan keberkahan dalam menjalani aktivitas di bulan baru. Wallahu a‘lam.
Editor: Aiz Luthfi


