Arina.id - Berdoa merupakan salah satu tanda ketundukan seorang mukmin kepada Allah. Sebab ia telah berserah diri dan meminta hanya kepada Allah. Selain itu, doa juga dapat menjadi perantara kepentingan duniawi-ukhrawi.
Di antara beberapa doa yang masyhur dan sering diamalkan umat ISlam seperti doa sapu jagat, sebuah doa yang menginginkan bahagia dunia dan akhirat. Ada pula doa Nurbuat, yakni doa yang sering dibaca dalam buku kecil berjudul Majmu’ Syarif.
Secara redaksional, doa Nurbuat tidak diketemukan dalam sejumlah riwayat hadits, namun kandungannya memiliki kemiripan dengan doa dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir 8/207:
عن علي؛ أن جبريل أتى النبي صلى الله عليه وسلم فوافقه مغتما، فقال: يا محمد، ما هذا الغم الذي أراه في وجهك؟ قال: "الحسن والحسين أصابتهما عين". قال: صَدَق بالعين، فإن العين حق، أفلا عوذتهما بهؤلاء الكلمات؟ قال: "وما هن يا جبريل؟". قال: قل: اللهم ذا السلطان العظيم، ذا المن القديم، ذا الوجه الكريم، ولي الكلمات التامات، والدعوات المستجابات، عاف الحسن والحسين من أنفس الجن، وأعين الإنس. فقالها النبي صلى الله عليه وسلم فقاما يلعبان بين يديه. فقال النبي صلى الله عليه وسلم: "عَوِّذوا أنفسكم ونساءكم وأولادكم بهذا التعويذ، فإنه لم يتعوذ المتعوذون بمثله
Artinya: "Diriwayatkan dari Ali, bahwa Jibril mendatangi Nabi, lalu mendapati sedang berduka. Jibril bertanya, Wahai Muhammad, mengapa engkau tampak berduka?, Nabi menjawab, Hasan Husain akan terkena penyakit ain. Jibril berkata, betul bahwa penyakit itu benar adanya. Maukah engkau kuajari doa agar terhindar dari penyakit ain?, Nabi ganti bertanya, seperti apakah doa itu? Jibril berkata, ucapkan doa:
اللهم ذا السلطان العظيم، ذا المن القديم، ذا الوجه الكريم، ولي الكلمات التامات، والدعوات المستجابات، عاف الحسن والحسين من أنفس الجن، وأعين الإنس.
Kemudian Nabi berdiri memanggil Hasan Husain sehingga keduanya berada di hadapan Nabi, lalu beliau bersabda, lindungi diri kalian, istri, anak kalian dengan bacaan doa ini, sebab doa ini digunakan oleh orang yang meminta perlindungan kepada Allah."
Secara arti, doa Nurbuat sendiri merupakan singkatan dari dua kata yang digabung, yaitu Nurunnubuwwat. Nur berarti cahaya, dan al-nubuwah berarti kenabian. Doa ini biasa dibaca kapan saja dan berikut redaksinya;
اللَّهُمَّ ذِى السُّلْطَانِ العَظِيم وَذِى الـمَنِّ القَدِيم وَذِى الوَجْه الكَرِيم وَوَلِيِّ الكَلِمَات التآمات وَالدَّعَوَاتِ الـمُسْتَجَبَات عَاقِلِ الحَسَنِ والحُسَينِ من انفس الحق عين القدرة والناظرين وعين الجن والإنس والشياطين. وَإِن يَكَادُ الذِّينَ كَفَرُوا لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبصَارِهِم لما سمعوا الذكر ويقولون إنه لمجنون وماهو الا ذكر للعالمين ومُستجابُ القرآن العظيم وورث سليمان داود عليهما السلام الودود ذو العرش المجيد طَوِّلْ عُمْرِي وصحح جسدي واقض حاجتي واكثر اموالي واولادي وحببني للناس اجمعين وتباعد العداوة كل من بني آدم عليه السلام من كان حيا ويَحِقَّ القولُ على الكافرين انك على كل شيء قدير سبحان ربك رب العزة عما يصفون. وسلام على المرسلين والحمد لله رب العالمين.
Bismillaahir rahmaanir rahiim. Allahumma dhisshulthanil adziim. Wa dzil mannil qadim wa dzil wajhil kariim wa waliyyil kalimaatit tammaati wad da’awaati mustajaabati ‘aaqilil hasani wal husaini min anfusil haqqi ‘ainil qudrati wannaazhirinna wa ‘ainil insi wal jinni wa in yakadul ladzinna kafaruu la yuzliquunaka bi-abshaarihim lamma sami’udz dzikra wa yaquuluuna innahu lamajnuun wa maa huwa illa dzikrul lil ‘aalamiin wa mustajaabu luqmanil hakiimi wa waritsa sulaimaanu daawuda ‘alaihis salaamu al waduudu dzul ‘arsyil majiid thawwil ‘umrii wa shahhih ajsadii waqdli haajatii waktsir amwaalii wa aulaadii wa habbib linnaasi ajma’in. Watabaa ‘adil ‘adaa wata kullahaa min banii aadama ‘alaihis salaamu man kaana hayya wa yahiqqal qaulu alal kafirin. Innaka ala kulli syain Qadir. Wasalamun alal mursalin walhamdu lillahi robbil alamin.
Artinya: “Ya Allah, Tuhan yang memiliki kekuatan yang agung, yang memiliki kehendak yang abadi dan yang memiliki wajah yang mulia dan penjaga kalimat-kalimat sempurna, yang mengabulkan doa-doa, yang menguasai kecerdasan Hasan dan Husein dari jiwa yang benar, pelindung indra mereka, yang melihat, yang mengetahui indra jin dan manusia. Dan ketika orang-orang kafir akan menggelincirkan kamu dengan penglihatan sihir mereka tatkala mereka mendengar peringatan lalu mereka berkata-kata, sesungguhnya ia adalah gila. Tiadalah itu semua melainkan sebagai peringatan bagi seluruh alam. Allah yang mengabulkan do’a luqmanul hakim dan mewariskan sulaiman bin daud. Ya allah, Tuhan yang maha penuh kasih, Ya Allah, Ya Allah, Ya Allah, Tuhan yang memiliki singgasana yang agung, yang dapat berbuat apa yang diinginkan, maka panjangkanlah umurku dan sehatkanlah tubuhku, kabulkan hajatku, limpahkanlah hartaku dan anak-anakku, dan berikanlah rasa cinta semua manusia kepadaku, jauhkanlah permusuhan dan pertentangan dari diriku dari semua anak cucu Adam. Agar dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan agar pasti ketetapan (azab) terhadap orang-orang kafir. Maha suci Tuhan penguasa segala pujian jauh dari apa yang disifatkan dan salam untuk para utusan. Segala puji bagi Allah penguasa alam.”
Keistimewaan doa ini apabila sering dibaca akan mendapat penjagaan dari Allah SWT dan terhindar dari gangguan sihir, godaan syaitan, serta hal gaib lainnya dan mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat. Wallahu a'lam bis shawab.
Editor: Muhammad Faizin


