Dark
Light
Dark
Light

11 Doa Penting bagi Jamaah Haji dan Umrah

11 Doa Penting bagi Jamaah Haji dan Umrah

Arina.id - Seseorang yang menunaikan ibadah haji maupun umrah dalam sebuah hadits digolongkan sebagai tamu-tamu Allah. Layaknya tamu pada umumnya yang dihormati dan dimuliakan oleh tuan rumah, begitu pula Allah memuliakan hamba-hamba-Nya yang datang memenuhi panggilan suci ini. Mereka disebut sebagai “Wafdullah” rombongan tamu Allah yang doanya sangat besar peluang untuk dikabulkan.

فَعَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْغَازِي فِي سَبِيلِ اللَّهِ، وَالْحَاجُّ، وَالْمُعْتَمِرُ وَفْدُ اللَّهِ، دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ، وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ

Artinya: ”Dari Ibnu Umar radhiyallāhu 'anhumā, dari Nabi SAW, beliau bersabda: “Orang yang berjihad di jalan Allah, orang yang berhaji, dan orang yang umrah adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, lalu mereka pun memenuhi panggilan-Nya. Dan jika mereka meminta kepada-Nya, maka Allah akan mengabulkan permintaan mereka.” (HR. Ibnu Mājah)

Maka tak heran jika para ulama sangat menganjurkan untuk memperbanyak doa selama melaksanakan ibadah haji dan umrah. Sebab, di waktu dan tempat yang mustajab ini, permintaan kita sangat mungkin diijabah oleh-Nya. 

Berikut ini 11 doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca selama menjalani ibadah haji dan umrah yang dikutip dari kitab Al Fiqh Al Manhaji ‘Ala Madzhab Imam As Syafi’i.

1. Doa Ketika Melaksanakan Ihram

Imam Fakhruddin ar-Razi menyatakan bahwa sangat baik jika seorang yang berihram berdoa berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ أُحْرِمُ نَفْسِي وَشَعْرِي وَبَشَرِي وَلَحْمِي وَدَمِي

Allâhumma laka uḥrimu nafsî wa sya‘rî wa basyarî wa laḥmî wa damî.

Artinya: “Ya Allah, kepada-Mu aku mengharamkan diriku, rambutku, kulitku, dagingku, dan darahku.”

2. Doa Melihat Sesuatu yang Mengagumkan Setelah Ihram

Rasulullah SAW biasa mengucapkan:

لَبَّيْكَ إِنَّ الْعَيْشَ عَيْشُ الْآخِرَةِ

Labbaika innal-‘aîsya ‘aîsyul-âkhirah.

Artinya: “Aku penuhi panggilan-Mu, sesungguhnya kehidupan yang hakiki adalah kehidupan akhirat.”

3. Doa Masuk Tanah Haram (Makkah)

اللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ، فَحَرِّمْنِي عَلَى النَّارِ، وَآمِنِّي مِنْ عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ، وَاجْعَلْنِي مِنْ أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ

Allâhumma hâdzâ ḥaramuka wa amnuka, faḥarrimnî ‘alan-nâr, wa âminnî min ‘adzâbika yauma tab‘atsu ‘ibâdaka, waj‘alnî min awliyâ’ika wa ahli ṭâ‘atika.

Artinya: “Ya Allah, ini adalah tanah Haram dan tempat aman-Mu, maka haramkan aku dari api neraka, amankan aku dari siksa-Mu di hari Engkau membangkitkan para hamba-Mu, dan jadikan aku termasuk wali-wali-Mu dan orang-orang yang taat kepada-Mu.”

4. Doa Saat Melihat Ka'bah

اللَّهُمَّ زِدِ الْبَيْتَ شَرَفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّ جَاءَهُ أَوْ عَمَرَهُ شَرَفًا وَتَكْرِيمًا وَتَعْظِيمًا وَبَرًّا، اللَّهُمَّ أَنتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ

Allāhumma zid al-bayta sharafan wa taʿzīman wa takrīman wa mahābatan wa zid man sharaffahu wa karramahu mimmān ḥajja jā'ahu aw ʿāmarahu sharafan wa takrīman wa taʿzīman wa birran, Allāhumma anta as-salām wa minkas-salām faḥayyinā rabbana bis-salām.

Artinya: "Ya Allah, tambahilah kehormatan, kemuliaan, penghormatan, dan keagungan bagi rumah-Mu (Ka'bah), dan tambahkanlah kemuliaan dan penghormatan bagi siapa saja yang melakukan haji atau umrah, dengan kehormatan, penghormatan, kemuliaan, dan kebaikan. Ya Allah, Engkaulah yang Maha Memberi Kedamaian dan dari-Mu lah kedamaian, maka hidupkanlah kami, wahai Tuhan kami, dengan kedamaian."

5. Doa Saat Thawaf

a. Saat memulai tawaf

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ إِيمَانًا بِكَ، وَتَصْدِيقًا بِكِتَابِكَ، وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ، وَاتِّبَاعًا لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ

Bismillāhi wallāhu akbar, allāhumma īmānan bika, wa taṣdīqan bikitābika, wa wafā’an bi‘ahdika, wa ittibā‘an lisunnati nabiyyika ‘alayhiṣ-ṣalātu was-salām.

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, aku lakukan ini karena iman kepada-Mu, membenarkan kitab-Mu, memenuhi janji-Mu, dan mengikuti sunnah Nabi-Mu, semoga shalawat dan salam tercurah atasnya.”

b. Doa Saat Berlari Kecil (Raml) di Tiga Putaran Pertama

اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُورًا، وَذَنْبًا مَغْفُورًا، وَسَعْيًا مَشْكُورًا

Allāhummaj‘al-hu ḥajjan mabrūran, wa dhanban maghfūran, wa sa‘yan mashkūran.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah hajiku sebagai haji yang mabrur, dosa yang diampuni, dan usaha yang diterima”

c.  Doa di Empat Putaran Thawaf Selanjutnya

اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ، وَاعْفُ عَمَّا تَعْلَمُ، وَأَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ، اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Allāhummaghfir warḥam, wa‘fu ‘ammā ta‘lam, wa anta al-a‘azzu al-akram. Allāhumma rabbana ātinā fī ad-dunyā ḥasanah, wa fī al-ākhirati ḥasanah, wa qinā ‘ażāba an-nār.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah, dan maafkanlah atas apa yang Engkau ketahui. Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Maha Pemurah. Ya Allah, Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.”

6. Doa Sa’i Antara Shafa dan Marwah

اللَّهُمَّ يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مُوجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ، وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ التُّقَى، وَالْعَفَافَ، وَالْغِنَى

Allāhumma yā muqallibal-qulūb, ṯabbit qalbī ‘alā dīnik. Allāhumma innī as’aluka mujibāti raḥmatika, wa ‘azā’ima maghfiratika, wal-fawza bil-jannati, was-salāmata min kulli ithmin, wan-najāta min an-nār. Allāhumma innī as’aluka at-tuqā, wal-‘afāfa, wal-ghinā.

Artinya: "Ya Allah, Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu hal-hal yang menjadi penyebab turunnya rahmat-Mu, tekad untuk meraih ampunan-Mu, kemenangan mendapatkan surga, keselamatan dari segala dosa, dan keselamatan dari api neraka. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ketakwaan, kehormatan diri (menjaga diri dari yang haram), dan kekayaan hati."

7. Doa di Padang Arafah

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Lâ ilâha illallâh waḥdahu lâ syarîka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu, wa huwa ‘alâ kulli syai’in qadîr.

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

8. Doa di Muzdalifah dan al-Masy’ar al-Haram

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِي فِي هَذَا الْمَكَانِ جَوَامِعَ الْخَيْرِ كُلَّهُ، وَأَنْ تُصْلِحَ شَأْنِي كُلَّهُ، وَأَنْ تَصْرِفَ عَنِّي الشَّرَّ كُلَّهُ، فَإِنَّهُ لَا يَفْعَلُ ذَٰلِكَ غَيْرُكَ، وَلَا يَجُودُ بِهِ إِلَّا أَنْتَ

Allāhumma innī as’aluka an tarzuqanī fī hāżal-makāni jawāmi‘al-khayri kullah, wa an tuṣliḥa sha’nī kullah, wa an taṣrifa ‘annī ash-sharra kullah, fa innahu lā yaf‘alu żālika ghayruka, wa lā yajūdu bihi illā anta.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu agar Engkau memberiku di tempat ini seluruh kebaikan secara menyeluruh. Dan perbaikilah seluruh urusanku.Dan jauhkanlah dariku segala bentuk kejahatan. Karena tak ada yang bisa melakukan semua itu selain Engkau, dan tak ada yang bisa memberi karunia seperti itu kecuali Engkau.”

9.    Doa Tiba di Mina Hari Nahr (10 Dzulhijjah)

ٱلْـحَمْدُ لِلّٰهِ ٱلَّذِي بَلَّغَنِيهَا سَالِمًا مُّعَافًى، ٱللّٰهُمَّ هٰذِهِ مِنِّي قَدْ أَتَيْتُهَا وَأَنَا عَبْدُكَ، وَفِي قَبْضَتِكَ، أَسْأَلُكَ أَنْ تَمُنَّ عَلَيَّ بِمَا مَنَنْتَ بِهِ عَلَىٰ أَوْلِيَائِكَ، ٱللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ ٱلْـحِرْمَانِ وَٱلْمُصِيبَةِ فِي دِينِي، يَا أَرْحَمَ ٱلرَّاحِمِينَ

Al-ḥamdu lillāhi alladzī ballaghanīhā sālimal mu‘āfā, Allāhumma hādhihi minnī qad ataytuhā wa anā ‘abduka, wa fī qabḍatika, as’aluka an tamunna ‘alayya bimā mananta bihi ‘alā awliyā’ika, Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal-ḥirmān, wal-muṣībati fī dīnī, yā Arḥamar-Rāḥimīn.

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menyampaikanku ke tempat ini dalam keadaan selamat dan sehat. Ya Allah, ini adalah (ibadah) dariku, aku telah melakukannya sebagai hamba-Mu yang berada dalam genggaman-Mu. Aku mohon agar Engkau menganugerahiku sebagaimana Engkau telah menganugerahi para wali-Mu.Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kerugian (tidak mendapat pahala) dan dari musibah dalam agamaku. Wahai Yang Maha Pengasih dari semua yang mengasihi.”

10. Doa di Mina pada Hari-Hari Tasyriq (11–13 Zulhijjah)

Jika tiba di Mina pada hari-hari tasyrik, tidak ada doa khusus yang harus dibaca. Oleh karena itu, seseorang boleh memperbanyak doa apa pun yang diinginkannya. Selain itu, sangat dianjurkan untuk memperbanyak zikir, seperti tasbih, tahlil, tahmid, dan zikir lainnya.

Zikir yang paling utama adalah membaca Al-Qur’an. Hal ini karena hari-hari tasyrik adalah hari untuk makan dan minum, sehingga zikir menjadi bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah.

11. Doa Saat Minum Air Zamzam

اللَّهُمَّ إِنَّهُ قَدْ بَلَغَنِي أَنْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَاءُ زَمْزَمَ لِمَا شُرِبَ لَهُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَشْرَبُهُ لِتَغْفِرَ لِي وَلِتَفْعَلَ .....مِمَّا يُحِبُّ أَنْ يَدْعُوَ بِهِ 

Allāhumma innahu qad balaghani an rasūlallāhi ṣallā Allāhu ʿalayhi wa sallam qāla: "Māʾu Zamzam limā shuriba lahu" Allāhumma innī ashrabuhu litaghfir lī walitafʿala ....mimmā yuḥibb an yadʿū bihi 

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku telah mendengar bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Air Zamzam itu untuk apa saja yang diminum dengan tujuan tertentu." Ya Allah, aku meminumnya agar Engkau mengampuni dosa-dosaku dan agar engkau mengabulkan (.....sebutkan apa yang ingin dikabulkan) dan hal hal yang Engkau ridhai untuk dikabulkan.”


$data['detail']->authorKontri->kontri

Ahmad Yaafi Kholilurrohman
Penikmat Insight Keislaman, Alumni Ma'had Aly Situbondo, Jawa Timur


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo