Dark
Light
Dark
Light

Bacaan Lengkap Takbir Lebaran Idul Fitri: Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Lengkap Takbir Lebaran Idul Fitri: Arab, Latin, dan Artinya

Arina.id - Suara takbir dikumandangkan seiring pengumuman tentang akhir bulan Ramadan dan penetapan 1 Syawal. Suasana ini juga menandakan atas datangnya hari raya Idul Fitri.

Para jamaah masjid, mushala, langgar, bersuka cita membaca takbir hari raya Idul Fitri dengan ragam cara. Ada yang takbiran mengelilingi kampung dan ada pula yang cukup takbiran di dalam masjid. Semua dalam rangka meluapkan kegembiraan hari raya.

Pada dasarnya membaca takbir adalah bagian dari dzikir. Karena dengan bertakbir itu seseorang akan ingat kepada keagungan Allah. Hal ini sesuai dengan Surat al-Baqarah ayat 185:

وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ 

Artinya: "Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur."
 
Begitu juga hadis riwayat Thabrani yang berbunyi:

زينوا اعيادكم بالتكبير

Artinya: "Hiasilah hari raya kalian dengan memperbanyak membaca takbir." (HR. Tabrani)

Pembacaan takbir di hari raya sangat disunnahkan seperti yang dijelaskan dalam kitab Fathul Qarib halaman 102-103:

ويكبر) ندبا كلٌّ من ذكر وأنثى، وحاضر ومسافر، في المنازل والطرُق، والمساجد والأسواق (من غروب الشمس من ليلة العيد) أي عيد الفطر، ويستمر هذا التكبير (إلى أن يدخل الإمام في الصلاة) للعيد.

Artinya: "Disunnahkan membaca takbir bagi pria, wanita, mukim, musafir, di rumah, jalan, masjid dan pasar, sejak tenggelamnya matahari malam hari raya Idul Fitri sampai imam bersiap untuk melaksanakan sholat id."
 
Adapun bacaan takbir lengkap latin dan artinya adalah:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ 

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar. Lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar. Allâhu akbar wa lillâhil ḫamdu. 

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.”

Setelah membaca takbir tersebut kemudian dilanjutkan dengan membaca lafal berikut:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ

Allâhu akbar kabîrâ, walhamdu lillâhi katsîrâ, wa subhânallâhi bukratan wa ashîlâ, lâ ilâha illallâhu wa lâ na‘budu illâ iyyâhu mukhlishîna lahud dîna wa law karihal kâfirūn, lâ ilâha illallâhu wahdah, shadaqa wa‘dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzâba wahdah, lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar.

Artinya: “Allah Maha Besar dengan segala kebesaran. Segala puji Allah dengan sebanyak-banyaknya pujian. Maha suci Allah di waktu pagi dan sore. Tiada tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya, memurnikan bagi-Nya sebuah agama, meskipun orang kafir tidak menyukainya. Tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa, yang menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, menghancurkan pasukan musuh dengan keesaan-Nya. Tiada tuhan selain Allah. Allah Maha Besar.” 

Biasanya saat takbir di masjid dipimpin oleh petugas khusus yang bertugas membaca takbir, lalu diikuti oleh para jamaah secara ringkas, yaitu:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ 

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar. Lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar. Allâhu akbar wa lillâhil ḫamdu. 

Artinya, “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah.”


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo