Menjalani kehidupan rumah tangga tidaklah semudah menjalani kehidupan saat masih sendiri. Pasalnya, dalam rumah tangga selalu terjadi dinamika yang mengundang perselisihan dan konflik, mulai dari hal yang sifatnya sepele hingga urusan yang bersifat prinsip.
Adanya dinamika dan perselisihan dalam pernikahan membuat sebagian pasangan suami-istri memilih untuk berpisah atau bercerai. Walaupun bercerai adalah perkara yang halal, namun hal itu merupakan sesuatu yang dibenci oleh Allah. Sebagaimana hadits Rasulullah sebagaimana berikut:
أَبْغَضُ الْحَلَالِ إِلَى اللّٰهِ الطَّلَاقُ
Artinya: “Perkara halal yang paling dibenci Allah adalah talak” (H.R. Abu Dawud dan Ibnu Majah).
Mengingat hal tersebut, ketika terjadi selisih paham atau konflik, sebaiknya pasangan suami istri sebisa mungkin menahan diri demi menjaga keutuhan rumah tangga. Bercerai belum tentu menjadi solusi dari perselisihan tersebut.
Di antara cara untuk menjaga keutuhan rumah tangga agar tetap harmonis adalah dengan berdoa kepada Allah agar pernikahannya selalu dijaga oleh-Nya dan dijadikan keluarga yang sakinah, mawadah, wa rahmah.
Dikisahkan oleh Imam Abdurrazaq As-Shan‘ani, suatu hari seorang pria dari suku Bajilah mendatangi Abdullah bin Masud dan curhat bahwa ia baru saja menikahi seorang gadis. Namun, kata pria Bajilah ini, ada ketakutan jika gadis itu tidak menyukainya. Abdullah kemudian menasihatinya, sesungguhnya kemesraan itu dari Allah dan kerenggangan itu dari setan. (Imam Abdurrazaq As-Shan‘ani, Al-Mushannaf [Kairo, Darut Tashil: 2015], Jilid V, halaman 251-252)
Abdullah bin Masud kemudian menyuruh pria tersebut untuk membaca doa ini:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِي أَهْلِي , وَبَارِكْ لَهُمْ فِيَّ , اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي مِنْهُمْ , وَارْزُقْهُمْ مِنِّي , اللَّهُمَّ اجْمَعْ بَيْنَنَا مَا جَمَعْتَ إِلَى خَيْرٍ , وَفَرِّقْ بَيْنَنَا إِذَا فَرَّقْتَ إِلَى خَيْرٍ
Allahumma barik li fi ahli, wa barik lahum fiyya, Allahummar zuqni minhum warzuqhum minni, Allahummajma‘ bainana ma jama‘ta ilal khair, wa farriq bainana idza farraqta ila khair.
Artinya: “Ya Allah berkahilah aku dalam keluargaku, juga berkahilah keluargaku dalam hidupku. Ya Allah berikanlah rezeki untuk keluargaku dariku dan berikanlah rezeki untukku dari keluargaku. Ya Allah kumpulkanlah kami sebagaimana Engkau kumpulkan dalam kebaikan, juga jangan pisahkan kami kecuali dalam perpisahan yang baik.”
Itulah doa untuk menjaga keutuhan rumah tangga agar dianugerahi keberkahan dan kedamaian dalam menjalaninya. Diharapkan dengan sering membaca doa ini bisa mewujudkan keluarga yang utuh dalam suasana sakinah, mawadah, wa rahmah. Wallahu a‘lam.
Editor: Muhammad Faizin


