Dark
Light
Dark
Light

Al-Ma’tsurat: Doa Nabi di Pagi dan Petang Hari

Al-Ma’tsurat: Doa Nabi di Pagi dan Petang Hari

Al-Ma’tsurat adalah istilah untuk doa yang berasal dari Nabi Muhammad SAW dengan sanad yang sahih. Terdapat sekumpulan doa yang senantiasa Nabi ucapkan di setiap pagi dan petang hari.

Karena doa tersebut berasal dari Nabi, tentu saja banyak sekali faidah dan hikmah yang bisa kita dapatkan seperti terlindung dari gangguan setan, dicukupi segala kebutuhan duniawi, disempurnakan nikmat, sebagai perwujudan tanda syukur kita kepada Allah, demi mendapatkan ridla dari Allah, mendapatkan pahala yang lebih banyak, dan terhindar dari segala bahaya yang mengancam.

Dalam tradisi Islam di Indonesia, biasanya agar menjadi lebih praktis, para ulama membaca doa ini setiap selesai sholat shubuh karena hendak mengawali hari, dan setiap selesai sholat maghrib karena hendak mengawali malam.

Kumpulan doa ini diriwayatkan oleh para perawi hadits. Diantaranya ialah Imam Muslim, Imam Abu Dawud, dan Imam Tirmidzi. Doa-doa tersebut kemudian dihimpun oleh Imam Nawawi Al-Baghdadi dalam kitab Al-Adzkar (Solo: Penerbit Arafah, 2018), h. 64-65.

Doa-doa tersebut adalah sebagai berikut:

1. Doa meminta perlindungan (Dibaca 3 kali)

 أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ 

A‘uudzu bi kalimaatillaahit taammaati min syarri maa khalaq.

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan ciptaan-Nya,” (HR Muslim dan Ibnu Sinni).

2. Doa perlindungan dari godaaan nafsu dan setan

 اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَمَوَاتِ وَالأَرْضِ، عَالِمَ الغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ وَشَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ 

Allaahumma faathiras samaawaati wal ardhi, ‘aalimal ghaibi wasy syahaadati, rabba kulli syai’in wa maliikahu, asyhadu an laa ilaaha illaa Anta. A‘uudzu bika min syarri nafsii wa syarrisy syathaani wa syirkihi.

Artinya: “Tuhanku, pencipta langit dan bumi, yang mengetahui hal yang ghaib dan yang nampak, Tuhan dan penguasa segala sesuatu. Aku bersaksi tiada tuhan selain Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan nafsuku, kejahatan setan dan sekutunya,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

3. Doa agar terhindar dari bahaya (dibaca 3 kali):

 بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ 

Bismillaahil ladzii laa yadhurru ma‘a ismihii syai’un fil ardhi wa laa fis samaa’i wa hu as-samii‘ul ‘aliim.

Artinya: “Dengan nama Allah, Dzat yang dengan nama-Nya, segala apa pun di bumi dan di langit tidak akan mampu memberikan bahaya. Dia Maha Mendengar dan Maha Tahu,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

4. Membaca dua kalimat syahadat dengan disaksikan Allah dan malaikat:

a. Jika di pagi hari, teksnya adalah:

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَصْبَحْتُ أَشْهَدُكَ وَأَشْهَدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيْعَ خَلْقِكَ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ

Allaahumma innii ashbahtu asyhaduka wa asyhadu hamalata ‘arsyika wa malaa’ikatika wa jamii‘a khalqika annaka antallaahul ladzii laa ilaaha illaa anta, wa anna Muhammadan ‘abduka wa rasuuluka.

Artinya: “Tuhanku, sesungguhnya aku memasuki pagi hari ini dengan menyaksikan-Mu dan menyaksikan malaikat penanggung arasy da malaikat-Mu, dan semua makhluk-Mu bahwa Engkau adalah Allah, tiada tuhan selain Engkau, dan Muhammad adalah hamba dan rasul-Mu,” 

b. Jika di petang hari, teksnya adalah:

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَمْسَيْتُ أَشْهَدُكَ وَأَشْهَدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ وَمَلَائِكَتَكَ وَجَمِيْعَ خَلْقِكَ أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُولُكَ

Allaahumma innii amsaitu asyhaduka wa asyhadu hamalata ‘arsyika wa malaa’ikatika wa jamii‘a khalqika annaka antallaahul ladzii laa ilaaha illaa anta, wa anna Muhammadan ‘abduka wa rasuuluka.

Artinya: “Tuhanku, sesungguhnya aku memasuki petang hari ini dengan menyaksikan-Mu dan menyaksikan malaikat penanggung arasy dan malaikat-Mu, dan semua makhluk-Mu bahwa Engkau adalah Allah, tiada tuhan selain Engkau, dan Muhammad adalah hamba dan rasul-Mu,” (HR Abu Dawud dan At-Turmudzi).

5. Membaca pujian kepada Allah

a. Jika di pagi hari, teksnya adalah:

 اللَّهُمَّ مَا أَصْبَحَ بِي مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ، لَكَ الحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ 

Allaahumma maa ashbaha bii min ni‘matin fa minka wahdaka laa syariika laka, lakal hamdu wa lakas syukru.

Artinya: “Tuhanku, nikmat yang menyertaiku memasuki pagi hari ini semata berasal dari-Mu Yang Esa, tiada sekutu bagi-Mu. Bagi-Mu segala puji dan syukur,”

b. Jika di petang hari, teksnya adalah:

 اللَّهُمَّ مَا أَمْسَى بِي مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ، لَكَ الحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ 

Allaahumma maa amsaa bii min ni‘matin fa minka wahdaka laa syariika laka, lakal hamdu wa lakas syukru.

Artinya: “Tuhanku, nikmat yang menyertaiku memasuki petang hari ini semata berasal dari-Mu Yang Esa, tiada sekutu bagi-Mu. Bagi-Mu segala puji dan syukur,” (HR Abu Dawud).

Demikian doa yang senantiasa dibaca oleh Nabi setiap pagi dan petang hari. Hendaknya doa ini senantiasa kita baca meskipun kita berada dalam kondisi sesibuk apapun. Wallahu a‘lam bis shawab.


Editor: Muhammad Faizin
Al-Quran Digital

Doa Lainnya

Hadits Online

Terbaru Lainnya

logo