Arina.id - Dalam usaha seperti berdagang, tidak selamanya barang yang dijual laku dibeli oleh konsumen. Terkadang pedagang mengalami kondisi sepi pembeli alias barang dagangannya tidak laku.
Dalam kondisi seperti ini, pelaku usaha menghadapi tantangan yang amat berat. sebab harus beradaptasi dan menemukan strategi bisnis baru agar barang jualan mereka tetap laku.
Namun dalam Islam, selain diajarkan harus berusaha keras, umat Islam juga harus yakin bahwa rezeki tidak hanya datang dari upaya fisik, tapi juga bergantung pada keyakinan dan doa. Sebagaiman firman Allah swt berikut:
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا مَخۡرَجًا ۙ وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
Artinya: "Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberinya jalan keluar. Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka." (QS. At-Talaq: 2-3)
Ayat ini mengingatkan umat Islam bahwa ketakwaan kepada Allah dapat menjadi kunci bagi solusi dan rezeki. Ketakwaan ini harus diiringi dengan usaha dan amalan-amalan yang bisa membuka jalan rezeki. Sehingga bagi pelaku usaha, barang dagangan mereka bisa tetap laku meski pasar sedang lesu.
Habib Muhammad Bin Alawi Bin Umar Alaydrus dalam kitabnya Kayfa Takunu Ghaniyan halaman 38 memberikan rekomendasi amalan yang bisa dilakukan saat kondisi bisnis terasa terhambat, seperti barang dagangan tak laku-laku dan lain sebagainya.
Beliau menganjurkan untuk menulis ayat Al Quran berikut:
مَنْ أَرَادَ أَنْ يَبِيعَ شَيْئًا وَعَسُرَ عَلَيْهِ فَلْيَكْتُبْ هَذِهِ الْآيَةَ: "وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوكَ رِجَالًا وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِينَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٍ" سَبْعَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ يُعَلِّقُهَا فِي الْبَيْتِ أَوْ غَيْرِهِ فِي مَكَانٍ يَجْرِي فِيهِ الْهَوَاءُ، فَإِنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ طَالِبَهُ بِإِذْنِ اللَّهِ.
Artinya: “Barang siapa ingin menjual sesuatu tetapi merasa kesulitan, maka hendaknya ia menuliskan ayat ini: “Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai setiap unta kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh.” (QS. Al-Hajj: 27), sebanyak tujuh kali, lalu menggantungkan tulisan tersebut di rumah atau di tempat lain yang dilalui angin. Maka, dengan izin Allah, orang yang membutuhkan barang tersebut akan datang untuk membelinya.”
Dari teks ini amalan ketika kondisi sulit saat menjual sesuatu adalah dengan menulis ayat Al Qur’an surah Al Hajj ayat 27 sebanyak 7 kali. kemudian digantungkan di rumah atau di mana saja (tempat berhembusnya angin). Insyaallah barang dagangan akan cepat terjual. Demikian semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bis shawab.
Ahmad Yaafi Kholilurrohman
Penikmat Insight Keislaman, Alumni Ma'had Aly Situbondo, Jawa Timur
Editor: Muhammad Faizin


