Arina.id ~ Dalam beberapa tahun terakhir ini, Kementerian Agama memberikan beasiswa bagi mahasiswa untuk kuliah di luar negeri. Salah satunya melalui program Mora Overseas Student Mobility Award (MOSMA).
Plt Direktur Jenderal Pendidikan Islam Prof. Dr. Abu Rokhmad berharap kesempatan itu dapat dimanfaatkan para mahasiswa untuk membangun jejaring internasional.
"Peserta MOSMA ini tidak hanya memperoleh pengalaman akademik di level internasional, tapi juga mampu bergaul dan berjejaring dengan para mahasiswa UiTM yang berasal dari berbagai negara, Karenanya ini akan menjadi bekal mahaswiswa ke depannya," tuturAbu Rokhmad saat berdiskusi dengan mahasiswa peserta MOSMA di Kampus Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia, Selasa (7/5/2024).
Selama belajar di luar negeri, para mahasiwa juga diminta menampilkan sikap terbaiknya. Sebab, mereka tak hanya menjadi duta Kementerian Agama, tapi juga menjadi duta Indonesia.
"Bahwa tujuan program ini adalah mengenalkan sejak dini kepada mahasiswa dengan ekosistem pendidikan level Internasional. Untuk itu mahasiswa yang terpilih harus mampu menjawab tujuan program ini dengan menghasilkan proyek-proyek akademik yang berkolaborasi dengan sesama peserta program, atau bahkan dengan mahasiswa asing di UiTM," kata Abu Rokhmad yang pada kesempatan itu didampingi Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi dan Kasubdit Kerja Sama dan Kelembagaan Abdul Rouf.
Delegasi Kementerian Agama diterima Pimpinan UiTM. Selema pertemuan, dua pihak saling bertukar informasi. Tim Kemenag menerima pemaparan proyeksi jangka panjang dengan keunggulan distingtif yang dimiliki UiTM.
Saat ini tercatat ada 15 mahasiswa yang tengah menjalani pendidikan selama 6 bulan di UiTM. Proses ini akan berlangsung hingga Agustus 2024. Adapun para mahasiswa tersebut adalah
- Fachri Adriyansah (UIN Sultan Kasim Riau)
- Fauzul Indra Abrar (UIN Sultan Kasim Riau),
- Nadirotul Aini (STKQ Al Hikam Depok)
- Muhammad Zarnubi (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)
- Ade Hafis (UIN Ar-Raniry Banda Aceh)
- Ahmad Dika Purnama (Universitas Darussalam Gonyot)
- Hafidz Shiddiq Hamonangan Lubis (Universitas Darussalam Gonyot)
- Taufiqul Rahman Syarif (UIN Gusdur),
- Nur Illiyyin Setya Mufti (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
- Muhammad Dzulfikri Al Imanyuin (UIN Sulthan Thaha Jambi)
- Aulia Yusriah Anwar (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)
- Ghina Ramdhianty (UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten)
- Arini Fitrota Millati (UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten)
- Hafizah Munjata Salma (IAIN Kediri)
- Ummu Khalifa (Universitas Kiai Abdullah Faqih Gersik).
Editor: Kendi Setiawan


