Arina.id. Pemerintah Arab Saudi dikabarkan bakal menerapkan aturan baru terkait penyelenggaraan ibadah Haji 2025. Apa saja aturan yang bakal diterapkan selama musim Haji 2025?
Salah satu aturan yang rencanakan bakal mulai diterapkan jelang mendekati musim Haji 2025 adalah batasan waktu terakhir untuk melakukan umrah.
Artinya, jamaah tidak bisa lagi memasuki Arab Saudi setelah melewati batasan akhir tersebut.
Selain itu, aturan baru yang bakal diterapkan adalah terkait larangan untuk memasuki kota Makkah tanpa memegang visa umrah.
Dengan demikian, jemaah juga tidak akan bisa lagi memasuki Makkah tanpa memiliki visa umrah.
Berikut merupakan aturan baru yang bakal diterapkan Arab Saudi jelang pelaksanaan musim Haji 2025:
1. Batas Akhir Masuk untuk Jemaah Umrah
Hari terakhir bagi jemaah umrah bisa memasuki Kerajaan Arab Saudi adalah pada 13 April 2025.
Untuk jemaah umrah yang sudah di Kerajaaan Arab Saudi, mereka diberikan waktu pulang terakhir tanggal 29 April 2025.
"Berdasarkan ketentuan terbaru dari Kementerian Haji dan Umrah, batas akhir jemaah umrah masuk Arab Saudi adalah 15 Syawal 1446 H atau 13 April 2025. Artinya batas akhir ini sudah dilewati dan saat ini sudah tidak boleh ada lagi jemaah umrah masuk ke Arab Saudi," ungkap Nasrullah Jasam, Konsul Haji KJRI Jeddah, seperti dikutip laman Kementerian Agama (Kemenag) RI.
"Sementara jemaah umrah yang sebelum 13 April sudah berada di Arab Saudi, mereka harus pulang paling akhir pada 1 Zulkaidah 1446 H atau 29 April 2025," lanjutnya.
2. Larangan Masuk Makkah Tanpa Visa Haji
Aturan baru yang bakal diterapkan Arab Saudi jelang pelaksanaan musim Haji 2025 yang kedua adalah tentang larangan masuk Makkah tanpa visa haji.
Jamaah tanpa visa haji mulai dilarang memasuki kota Makkah pada 29 April 2025. Sedangkan para ekspatriat juga bakal dilarang memasuki kota Makkah tanpa mengantongi izin mulai 23 April 2025.
Masih berdasarkan sumber yang sama, nantinya izin hanya diberikan untuk orang yang memang tinggal dan terdaftar di Makkah. Selain itu, izin masuk Mekkah juga berlaku bagi pemegang izin haji sah serta petugas di tempat-tempat suci.
Mereka dapat mengajukan perizinan lewat skema online via Absher Individuals atau portal Muqeem.
3. Penangguhan Izin Umrah Lewat Aplikasi Nusuk
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi berencana menangguhkan penerbitan izin umrah yang menggunakan aplikasi Nusuk. Aturan berlaku selama periode 29 April 2025 sampai dengan 10 Juni 2025.
Dengan demikian, warga Arab Saudi, warga negara Teluk, ekspatriat yang berada di Arab Saudi, serta pemegang visa lain sudah tidak bisa memperoleh izin umrah selama waktu tersebut.
4. Larangan Hotel di Makkah Menerima Jemaah Tanpa Visa Haji
Aturan berikutnya adalah Hotel di Makkah dilarang menerima jemaah tanpa memegang visa Haji. Nantinya, aturan diterapkan mulai 29 April 2025 sampai denagn musim haji selesai.
Editor: Abdul Fatah


